Sumbawa, Bintangtv.id- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia telah akan pembangunan Stasiun Pengawas baru di Goa Tanjung Pangamas, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, NTB.
Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk memerangi praktik illegal fishing yang masih terjadi di perairan sekitar Teluk Saleh.
“Tim teknis dari Pangkalan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Benoa – Bali telah melakukan kunjungan lokasi di kawasan TPI Goa – Tanjung Pengamas, Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, sebagai tahap awal persiapan proyek tersebut, Senin 1 April 2024,” kata Rahmat Hidayat S. PI, MT, Selasa (02/04/2024).
Dikatakan, Stasiun Pengawas Goa, ini sangat diperlukan mengingat masih terjadinya illegal fishing di perairan sekitar Sumbawa, terutama di Teluk Saleh.
“Praktik ilegal oleh onum nelayan ini merugikan tidak hanya bagi ekosistem laut tetapi juga bagi nelayan,” kata kadis.
Teluk Saleh dikenal sebagai Akuarium Dunia karena menyimpan potensi sumberdaya ikan yang luar biasa, dengan nilai ekonomi yang mencapai lebih dari 10 triliun rupiah per tahun.
“Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga keberlanjutan kelestarian perairan tersebut,” tegasnya.
Diharapkan, pembangunan Stasiun Pengawas ini akan meningkatkan intensitas pengawasan perairan laut di wilayah Kabupaten Sumbawa. Langkah ini juga sejalan dengan upaya menjaga kelestarian sumber daya laut yang vital bagi ekonomi dan lingkungan.
“KKP berharap dengan adanya Stasiun Pengawas baru ini, akan memberikan dampak positif dalam menekan aktivitas illegal fishing dan meningkatkan kesejahteraan nelayan serta kelestarian lingkungan laut di Sumbawa,” pungkasnya. (01)












