Politik pemerintahan

Jalan dan Sumur Bor Dikebut, Sarana Pendukung Sekolah Rakyat Sumbawa Ditargetkan Rampung 2026

18
×

Jalan dan Sumur Bor Dikebut, Sarana Pendukung Sekolah Rakyat Sumbawa Ditargetkan Rampung 2026

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id — Persiapan pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) Sumbawa terus dikebut Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Tak hanya menyiapkan kawasan sekolah, Pemda melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga mempercepat pembangunan sejumlah sarana pendukung, terutama akses jalan dan sumber air.

 

iklan

Kedua fasilitas tersebut ditargetkan dapat diselesaikan tahun ini sehingga siap mendukung pembangunan dan operasional Sekolah Rakyat Terpadu yang direncanakan berdiri di wilayah Kecamatan Labuhan Badas.

 

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, mengatakan pengerjaan akses jalan menuju kawasan sekolah saat ini terus berjalan. Progres pembangunan jalan telah mencapai sekitar 40 persen.

 

“Untuk jalan progresnya sekitar 40 persen. Kita terus percepat agar sarana akses ini bisa segera dimanfaatkan,” ujarnya, Rabu (2/9/2026).

 

Selain akses jalan, PUPR juga tengah menyelesaikan pembangunan sumur bor sebagai sumber air bagi kawasan Sekolah Rakyat Terpadu. Pengeboran telah mencapai kedalaman kurang lebih 105 meter.

 

Saat ini, pekerjaan sumur bor memasuki tahap pemasangan pipa dan penyempurnaan casing sumur. Pemerintah daerah juga menyiapkan reservoir untuk menampung dan mendistribusikan air guna memenuhi kebutuhan kawasan sekolah.

 

Menurut Sofyan, Dinas PUPR menjadi leading sector dalam penanganan sarana pendukung yang merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap pembangunan Sekolah Rakyat.

 

“Sumur bor sudah mencapai sekitar 105 meter. Sekarang proses pemasangan casing dan pipa, kemudian kita siapkan reservoir,” jelasnya.

 

Sekolah Rakyat Terpadu Sumbawa sendiri direncanakan dibangun di kawasan Labuhan Badas, tepatnya di depan area Pertamina Labuhan Badas. Dari total aset lahan milik Pemerintah Kabupaten Sumbawa di kawasan tersebut, sekitar 10 hektare direncanakan digunakan untuk pembangunan kompleks sekolah.

 

Penetapan lokasi pembangunan telah melalui proses persetujuan dan verifikasi teknis, baik di tingkat daerah maupun pemerintah pusat, termasuk memastikan status lahan yang akan digunakan.

 

Sekolah Rakyat Terpadu tersebut nantinya dirancang untuk menyediakan pendidikan secara terpadu mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

 

Dengan percepatan pembangunan jalan dan penyediaan sumber air, Pemkab Sumbawa berharap kebutuhan dasar kawasan sekolah dapat segera terpenuhi. Langkah ini menjadi bagian dari kesiapan daerah mendukung realisasi proyek strategis nasional Sekolah Rakyat di Kabupaten Sumbawa. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *