Sumbawa barat|Bintangtv.id- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXII Tingkat Kecamatan Taliwang resmi digelar di Desa Batu Putih, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, pada 23–27 Juni 2026 atau bertepatan dengan 8–12 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang menjadi agenda keagamaan tahunan ini diikuti sebanyak 419 peserta dari tujuh kelurahan dan sembilan desa se-Kecamatan Taliwang.
Adapun tujuh kelurahan yang mengirimkan kafilah terbaiknya yakni Kelurahan Arab Kenangan, Kelurahan Bugis, Kelurahan Dalam, Kelurahan Kuang, Kelurahan Menala, Kelurahan Sampir, dan Kelurahan Telaga Bertong. Sementara delapan desa peserta terdiri atas Desa Banjar, Desa Batu Putih, Desa Labuhan Kertasari, Desa Labuhan Lalar, Desa Lalar Liang, Desa Seloto, Desa Sermong, Desa lamunga dan Desa Tamekan.
Pembukaan MTQ berlangsung meriah dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Camat Taliwang, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa, lurah, serta masyarakat setempat yang memadati arena utama MTQ di Desa Batu Putih.
Kepala Desa Batu Putih, Sahriluddin, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya MTQ ke-XXII tingkat kecamatan tersebut.
Ia secara khusus mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati Sumbawa Barat yang berkenan menghadiri pembukaan kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat Desa Batu Putih dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ.
“Atas nama Pemerintah Desa Batu Putih, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati yang telah hadir. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah bekerja keras sehingga MTQ ini dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.
Sahriluddin menjelaskan, arena pelaksanaan MTQ yang saat ini tampak representatif merupakan hasil dukungan berbagai pihak. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya lokasi tersebut belum tertata sebagaimana sekarang.
“Dulu arena ini tidak seperti sekarang. Berkat dukungan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), lokasi ini dapat diperbaiki dan ditata sehingga menjadi lebih baik dan layak digunakan untuk kegiatan besar seperti MTQ,” katanya.
Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak PT Bumi Pasir Mandiri yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, meskipun pelaksanaan MTQ tahun ini dihadapkan pada berbagai keterbatasan anggaran, semangat kebersamaan dan dukungan dari pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat membuat kegiatan tersebut tetap dapat terlaksana dengan baik.
Camat Taliwang, Hasdar Jafar, S.E., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah berkontribusi dalam menyukseskan MTQ XXII Tingkat Kecamatan Taliwang.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan MTQ tidak terlepas dari peran aktif pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen yang terlibat.
“Saya mengapresiasi pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pemuda, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga MTQ ke-XXII Tingkat Kecamatan Taliwang ini dapat terlaksana dengan baik dan meriah,” ujarnya.
Hasdar menjelaskan bahwa meskipun anggaran pelaksanaan MTQ bersumber dari pemerintah kecamatan, keberhasilan kegiatan sangat ditentukan oleh kesiapan dan partisipasi pemerintah desa sebagai tuan rumah.
“Pemerintah desa memiliki peran yang sangat besar dalam menyukseskan kegiatan ini. Karena itu saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala desa dan lurah yang telah mengirimkan kafilah terbaiknya untuk mengikuti MTQ tahun ini,” katanya.
Lebih lanjut, Camat Taliwang berharap momentum MTQ dapat menjadi pemicu bagi masyarakat Desa Batu Putih untuk terus menjaga kebersihan, keindahan, dan pembangunan lingkungan desa secara berkelanjutan.
“Saya berharap bukan hanya karena adanya MTQ desa ini menjadi bersih dan tertata. Semoga ini menjadi langkah awal agar Desa Batu Putih terus berbenah dan menjadi desa yang nyaman serta enak dipandang,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Hasdar Jafar juga menyampaikan bahwa MTQ XXII ini merupakan kegiatan MTQ terakhir yang diikutinya sebagai Camat Taliwang. Ia mengungkapkan bahwa dalam dua bulan mendatang dirinya akan memasuki masa purna tugas sebagai aparatur sipil negara.
“MTQ ini menjadi momen yang sangat berkesan bagi saya karena insya Allah dua bulan lagi saya akan memasuki masa purnatugas. Terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini,” ungkapnya.
Sementara itu Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanifa, S.Pt., M.M.Inov., yang secara resmi membuka MTQ XXII Tingkat Kecamatan Taliwang menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia dan masyarakat Desa Batu Putih yang telah menyiapkan kegiatan tersebut dengan baik.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan MTQ ini,” ujarnya.
Hanifa menilai pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan tahun ini berlangsung sangat meriah dan menunjukkan kesiapan yang luar biasa dari tuan rumah.
“Meski ini MTQ tingkat kecamatan, suasana dan pelaksanaannya terasa seperti MTQ tingkat kabupaten. Ini menunjukkan semangat dan kerja sama yang sangat baik dari seluruh pihak,” katanya.
Ia menegaskan bahwa MTQ tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga merupakan sarana syiar Islam yang memiliki nilai strategis dalam membangun karakter masyarakat.
“MTQ bukan hanya kompetisi untuk mencari juara. Lebih dari itu, MTQ merupakan wadah syiar Islam, sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” tegasnya.
Wakil Bupati berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu berprestasi dalam bidang tilawah dan cabang-cabang MTQ lainnya, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan MTQ XXII Tingkat Kecamatan Taliwang dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 23 hingga 27 Juni 2026. Selain menjadi ajang seleksi kafilah terbaik menuju MTQ tingkat kabupaten, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan, persaudaraan, serta kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an di Bumi Pariri Lema Bariri. (02)












