KSB

365 Warga KSB Terima Bantuan Uang Duka dari Program KSB Maju Sosial

11
×

365 Warga KSB Terima Bantuan Uang Duka dari Program KSB Maju Sosial

Sebarkan artikel ini

Sumbawa barat|Bintangtv.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat melalui Program Kartu Sumbawa Barat (KSB) Maju Sosial. Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, sebanyak 365 warga telah menerima bantuan uang duka sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keluarga yang mengalami musibah kematian.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumbawa Barat, Andi Suwandi, mengatakan bantuan uang duka merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah yang bertujuan membantu meringankan beban keluarga yang sedang berduka. Menurutnya, kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

iklan

“Bantuan uang duka ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah kepada keluarga yang sedang dilanda musibah. Kami ingin hadir dan meringankan beban mereka di tengah suasana kehilangan,” ujar Andi, (14/5/2026).

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sejak awal tahun dan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Proses penyaluran dirancang agar tepat sasaran, transparan, dan dapat diterima langsung oleh keluarga penerima manfaat tanpa kendala administrasi yang berbelit.

Berdasarkan data Dinas Sosial KSB, selama lima bulan pertama tahun 2026 rata-rata lebih dari 70 keluarga setiap bulan menerima bantuan tersebut. Capaian itu menunjukkan tingginya jangkauan program KSB Maju Sosial dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat kehilangan anggota keluarga.

Andi menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga integritas dan akuntabilitas dalam setiap proses penyaluran bantuan sosial. Karena itu, seluruh bantuan disalurkan secara langsung kepada penerima manfaat tanpa adanya potongan dalam bentuk apa pun.

“Kami memastikan setiap penerima manfaat mendapat haknya secara langsung, tepat waktu, dan tanpa potongan. Transparansi menjadi komitmen utama kami dalam setiap proses penyaluran bantuan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa bantuan uang duka merupakan bagian dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial di Kabupaten Sumbawa Barat. Program tersebut diharapkan mampu memberikan dukungan moral sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang harus menghadapi biaya pemakaman dan kebutuhan lainnya setelah kehilangan anggota keluarga.

Program KSB Maju Sosial sendiri merupakan salah satu instrumen pelayanan sosial yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam rangka mewujudkan visi pembangunan daerah yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap warga memperoleh perhatian dan pendampingan ketika menghadapi kondisi sosial yang membutuhkan intervensi negara.

Menurut Andi, keberadaan bantuan uang duka telah memberikan rasa aman bagi masyarakat karena pemerintah daerah hadir tidak hanya saat kondisi normal, tetapi juga ketika warga menghadapi situasi sulit dan penuh duka.

“Program ini menjadi salah satu andalan pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial masyarakat. Kami berharap ke depan jangkauannya semakin luas sehingga lebih banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap pelaksanaan program agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, efektif, dan tepat sasaran.

“Kami berharap program ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak warga KSB yang membutuhkan. Tidak ada satu pun warga yang harus menanggung beban duka sendirian tanpa perhatian pemerintah,” pungkasnya.

Dengan telah tersalurkannya bantuan kepada 365 warga dalam kurun lima bulan pertama tahun 2026, Program KSB Maju Sosial dinilai menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang berduka, program ini juga menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap warganya pada saat-saat yang paling membutuhkan perhatian dan dukungan.(O2)