KSB

Patroli Dialogis Polsubsektor Brang Ene Perkuat Harkamtibmas, Warga Diajak Waspada TPPO dan Hoaks

6
×

Patroli Dialogis Polsubsektor Brang Ene Perkuat Harkamtibmas, Warga Diajak Waspada TPPO dan Hoaks

Sebarkan artikel ini

Sumbawa barat|Bintangtv.id – Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel piket Regu III Polsubsektor Brang Ene, Polsek Taliwang, melaksanakan patroli dialogis di Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, (3/7/2026).

Kegiatan patroli tersebut difokuskan pada upaya preventif melalui pendekatan humanis kepada masyarakat. Selain mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, petugas juga memberikan edukasi mengenai bahaya penyebaran informasi bohong (hoaks) serta meningkatkan kewaspadaan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang masih menjadi ancaman serius.

iklan

Patroli dialogis ini merupakan implementasi Program PRESISI Kapolri, khususnya Program Nomor 5 tentang Pemantapan Kinerja Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) dan Program Nomor 11 tentang Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Kegiatan tersebut juga selaras dengan Commander Wish Kapolres Sumbawa Barat yang menekankan pentingnya kehadiran personel Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian berdialog langsung dengan warga untuk menyampaikan berbagai pesan kamtibmas sekaligus menyerap informasi maupun aspirasi masyarakat terkait situasi keamanan di lingkungan mereka. Warga diajak meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar, memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminal.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Petugas mengimbau warga untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

“Hoaks yang beredar di tengah masyarakat dapat memicu keresahan, menimbulkan kesalahpahaman, bahkan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Karena itu masyarakat harus lebih cerdas dalam menyaring setiap informasi yang diterima,” demikian pesan yang disampaikan personel saat berdialog dengan warga.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsubsektor Brang Ene juga memberikan edukasi mengenai bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), khususnya melalui modus penipuan lowongan pekerjaan yang menyasar calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Warga diimbau agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji tinggi, terutama untuk bekerja di luar negeri.

Petugas menekankan pentingnya memastikan legalitas perusahaan penyalur tenaga kerja serta memperoleh informasi melalui instansi pemerintah yang berwenang sebelum memutuskan bekerja di luar negeri. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban eksploitasi maupun perdagangan orang.

Kapolsubsektor Brang Ene, Ipda Andri Sonarko, mengatakan patroli dialogis merupakan salah satu strategi preventif yang terus dioptimalkan jajaran Polres Sumbawa Barat dalam menjaga situasi kamtibmas sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Melalui patroli dialogis, anggota tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan edukasi dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan, termasuk Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang saat ini masih menjadi perhatian bersama,” ujar Ipda Andri Sonarko.

Ia menambahkan, keberhasilan menciptakan situasi keamanan yang kondusif tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib.

“Apabila masyarakat mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun dugaan tindak pidana, kami berharap segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” tambahnya.

Selama kegiatan patroli dialogis berlangsung, situasi di wilayah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat mendapat respons positif dari warga karena dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

Polres Sumbawa Barat berharap patroli dialogis yang dilaksanakan secara rutin dapat semakin memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat, meningkatkan kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan, serta mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas sejak dini.

Melalui sinergi yang terus terjalin dengan baik, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat tetap terpelihara, sehingga seluruh aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.(02)