Politik pemerintahan

Groundbreaking Jembatan Garuda di Gontar, Perkuat Konektivitas Desa di Sumbawa

80
×

Groundbreaking Jembatan Garuda di Gontar, Perkuat Konektivitas Desa di Sumbawa

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama TNI resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda yang ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Desa Gontar, Kecamatan Alas Barat, Senin (30/03/2026).

 

iklan

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Administrasi Umum Rachman Ansori, serta jajaran TNI dari Kodim 1607/Sumbawa. Acara ini menjadi bagian dari program strategis nasional yang digagas oleh Prabowo Subianto bersama TNI Angkatan Darat untuk membangun jembatan gantung perintis di berbagai wilayah Indonesia.

 

Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav. Basofi Cahyowibowo, S.T, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Program Jembatan Garuda bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya di pedesaan, sekaligus membuka akses masyarakat terhadap layanan ekonomi, pendidikan, dan mobilitas umum.

 

“Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Asta Cita ke-3 yang menitikberatkan pembangunan dari desa demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

Pada tahap awal, pembangunan Jembatan Garuda akan dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Desa Gontar (Kecamatan Alas Barat), Desa Kerekeh (Kecamatan Unter Iwes), dan Desa Labuhan Badas (Kecamatan Labuhan Badas).

 

Selanjutnya, pembangunan akan dilanjutkan ke beberapa desa lainnya, di antaranya Desa Lekong (Alas Barat), Desa Lebangkar dan Desa Ropang (Kecamatan Ropang), Desa Selante (Kecamatan Plampang), Desa Kelungkung (Kecamatan Batulanteh), serta Desa Mata (Kecamatan Tarano).

 

Dandim berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat kepolisian, pemerintah desa hingga masyarakat dapat memberikan dukungan penuh demi kelancaran program tersebut sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.

 

Sementara itu, Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulis yang dibacakan Rachman Ansori menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden dan jajaran TNI atas peran aktif dalam pembangunan infrastruktur di daerah.

 

Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

 

“Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus bersinergi dengan TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat,” ungkapnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa momentum groundbreaking ini menjadi pengingat penting agar pembangunan terus bergerak dan tidak stagnan, serta mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

 

Kegiatan peletakan batu pertama ini dilaksanakan secara serentak melalui sambungan daring yang dipimpin oleh Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, untuk seluruh wilayah teritorial Kodam IX/Udayana.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Komandan Batalyon Infanteri TP 835/Samota Yudha Bhakti Letkol Inf M. Arifianto, Danramil Alas, Kapolsek Alas Barat, para kepala desa se-Kecamatan Alas dan Alas Barat, serta tokoh masyarakat setempat. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *