Politik pemerintahan

Program IJD untuk Rakyat, Pemkab Sumbawa Kucurkan Rp 91,7 Miliar Amankan Akses Wilayah Selatan

78
×

Program IJD untuk Rakyat, Pemkab Sumbawa Kucurkan Rp 91,7 Miliar Amankan Akses Wilayah Selatan

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan akses masyarakat melalui percepatan pengerjaan ruas jalan Batudulang–Tepal yang dibiayai melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap pengeprasan atau penguatan tebing yang dinilai krusial mengingat kondisi medan yang rawan longsor.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kartawijaya, mengatakan bahwa hingga pertengahan Januari 2026, pengeprasan tebing telah mencapai sekitar 200 meter dan akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca di tengah musim penghujan.

iklan

“Alhamdulillah, pengeprasan tebing saat ini sudah sekitar 200 meter dan akan terus berlanjut dengan tetap melihat kondisi cuaca,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, penguatan tebing dilakukan karena kondisi tanah yang licin dan rawan longsor. Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko kecelakaan serta menjamin keamanan selama proses pembangunan jalan berlangsung.

“Kita lakukan pengerasan karena memang lokasinya rawan longsor, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir dan pelaksanaan pekerjaan tetap aman,” jelas Suharmaji.

Ia menambahkan, penanganan ruas Batudulang–Tepal merupakan bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur daerah. Dari total panjang ruas sekitar 27 kilometer, hingga kini telah ditangani sepanjang 14,2 kilometer. Pada tahun anggaran 2026 ini, penanganan dilakukan sepanjang 8,1 kilometer.

“Secara total, ruas jalan yang sudah dan sedang ditangani mencapai sekitar 22,3 kilometer. Sisanya sekitar 5 kilometer masih dalam kondisi aspal yang baik, mulai dari Punik hingga akses Brang Petang yang dikerjakan pada tahun 2023,” terangnya.

Lebih lanjut, Suharmaji menjelaskan bahwa ruas jalan ini menjadi bagian penting dari sistem konektivitas wilayah selatan Sumbawa dengan total bentangan mencapai sekitar 93 kilometer. Jalan tersebut dirancang tembus mulai dari Batudulang–Lenangguar, Lenangguar–Teladan, Teladan–Orong Telu, hingga Baturotok di Kecamatan Batulanteh dalam skema pembangunan multiyears.

Ia juga mengungkapkan bahwa total anggaran nasional untuk program IJD mencapai Rp2,8 triliun, dan Kabupaten Sumbawa menjadi satu-satunya daerah di Provinsi NTB yang memperoleh program tersebut. Untuk tahap awal, nilai kontrak yang telah ditandatangani pada 22 Desember 2025 mencapai Rp91,7 miliar.

“Anggaran itu terdiri dari Rp88 miliar untuk pekerjaan konstruksi dan Rp2,9 miliar untuk jasa konsultan, dengan masa kontrak hingga 16 November 2026. Secara keseluruhan, total anggaran multiyears untuk ruas jalan wilayah selatan mencapai Rp385 miliar,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *