Sumbawa, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat program pembangunan di bidang keagamaan melalui Program Sumbawa Mengaji. Hal ini ditegaskan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., saat menghadiri puncak Haflah Al-Qur’an yang digelar di Masjid Agung Nurul Huda, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, anggota DPRD, para kepala OPD, serta tokoh agama dan masyarakat. Puncak Haflah Al-Qur’an ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Sumbawa sekaligus penutup Program Sumbawa Mengaji yang telah berlangsung sejak 11 Januari 2026.
Haflah Al-Qur’an diawali di Masjid Pendopo Bupati Sumbawa, kemudian dilaksanakan di berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa, dan ditutup dengan haflah akbar di Masjid Agung Nurul Huda yang menghadirkan qori dan qoriah terbaik dari seluruh penjuru daerah.
Bupati H. Jarot mengungkapkan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Masjid Pendopo Bupati Sumbawa sebagai pusat tahfidz Al-Qur’an.
Menurutnya, masih banyak anak-anak yang menempuh pendidikan di sekolah umum dan belum memiliki akses memadai untuk belajar mengaji secara intensif.
“Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan menyiapkan fasilitas serta guru ngaji di lingkungan Masjid Pendopo Bupati secara gratis. Dari masjid pendopo inilah diharapkan lahir generasi penghafal Al-Qur’an yang dapat menjadi kebanggaan daerah,” kata bupati.
Bupati menekankan berbagai keutamaan yang dimiliki oleh anak-anak penghafal Al-Qur’an, baik bagi diri mereka sendiri maupun bagi orang tua. Selain nilai spiritual, saat ini juga banyak sekolah dan perguruan tinggi yang menyediakan jalur beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajarannya segera menyiapkan kebutuhan pendukung agar program pusat tahfidz dapat berjalan optimal.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pendistribusian zakat, infaq, dan sedekah kepada 1.000 mustahiq di Kabupaten Sumbawa. Bantuan tersebut mencakup bidang pendidikan, guru ngaji, TPQ, alat kesehatan, penguatan UMKM, serta bantuan bagi santri, dengan total nilai lebih dari Rp300 juta. Dana tersebut bersumber dari zakat ASN dan masyarakat Kabupaten Sumbawa yang disalurkan melalui Baznas.
Bupati H. Jarot menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para ASN serta masyarakat yang telah menunaikan zakat melalui Baznas Kabupaten Sumbawa. Ia juga mengapresiasi kinerja Baznas yang hingga saat ini telah berhasil menghimpun ZIS sebesar Rp4,4 miliar dari target tahun 2026 sebesar Rp10 miliar.
Selain itu, Bupati mendorong Baznas untuk terus menggali potensi zakat, infaq, dan sedekah dari berbagai sektor, termasuk pertanian, peternakan, dan dunia usaha. Ia juga mengajak masyarakat untuk membiasakan sedekah dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari budaya religius masyarakat Sumbawa.
Dengan penguatan Program Sumbawa Mengaji dan optimalisasi peran zakat, infaq, serta sedekah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap dapat mewujudkan masyarakat yang religius, sejahtera, dan penuh keberkahan. (01)












