Sumbawa, Bintangtv.id – Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam transformasi digital di sektor kesehatan. Meskipun belum terpilih sebagai lokasi pilot proyek Scalable Public Health Empowerment, Research, and Education Sites (SPHERES), Sumbawa berhasil meraih peringkat ke-3 nasional dalam ajang kompetisi Kabupaten Katalon.
Prestasi ini menempatkan Sumbawa sebagai prioritas utama dalam pengembangan proyek setelah dua kabupaten yang lebih dahulu ditunjuk sebagai pilot project.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, (19/04/2025), mengapresiasi kerja keras tim yang telah mempersiapkan daerah ini sebagai kandidat proyek SPHERES.
“Meskipun belum menjadi lokasi pilot project, pencapaian ini membuktikan bahwa Sumbawa telah berada di jalur yang tepat dalam digitalisasi layanan kesehatan. Kami tetap berkomitmen untuk melanjutkan berbagai inisiatif yang telah dirancang demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan tetap melanjutkan pembangunan dan penguatan Public Health Data Theater (PHDT) sebagai pusat analisis dan pengolahan data kesehatan. Fasilitas ini akan menjadi pusat kendali dalam pengelolaan informasi kesehatan berbasis data guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.
Selain itu, pemerintah daerah akan mempercepat integrasi sistem informasi kesehatan di seluruh fasilitas layanan kesehatan, termasuk rumah sakit, puskesmas, dan pustu. Digitalisasi rekam medis pasien, telemedicine, serta sistem rujukan berbasis teknologi akan terus dikembangkan guna meningkatkan akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil.
“Kami akan tetap berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai mitra, termasuk OUCRU Indonesia, untuk terus memperkuat infrastruktur kesehatan digital di Sumbawa. Apa yang telah kita capai dalam kompetisi ini akan menjadi motivasi untuk terus maju,” tambah Bupati H. Jarot.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Junaedi, S.Si, M.Si, Apt, menegaskan bahwa dukungan terhadap digitalisasi sektor kesehatan akan terus diperkuat.
“Kami akan tetap menjalankan program digitalisasi kesehatan sesuai dengan visi dan misi daerah, termasuk peningkatan kapasitas tenaga medis dalam pemanfaatan teknologi informasi kesehatan,” jelasnya.
Salah satu fokus utama pemerintah daerah ke depan adalah memperkuat edukasi dan literasi digital bagi tenaga kesehatan serta masyarakat agar dapat memanfaatkan layanan kesehatan berbasis teknologi secara optimal.
Dengan berbagai upaya ini, Kabupaten Sumbawa optimistis dapat terus menjadi daerah terdepan dalam transformasi digital di sektor kesehatan nasional. (01)












