Sumbawa, Bintangtv.id– Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, menghadiri pemaparan hasil ekspedisi ilmiah bertajuk “Shaping the Future of Whale Shark Conservation: Scientific Expedition Support for MPA Zoning”, yang digelar di Aula La Grande, Sumbawa Besar, pada Senin pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Duta Besar Prancis beserta delegasi, Bupati Sumbawa terpilih periode 2025-2030, kepala OPD terkait, akademisi, organisasi konservasi, serta pemangku kepentingan lainnya. Fokus utama pertemuan ini adalah mendukung konservasi Hiu Paus dan pengembangan Kawasan Konservasi Perairan (Marine Protected Area/MPA) di Teluk Saleh.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemerintah Prancis terhadap perlindungan Hiu Paus di Teluk Saleh. “Agar persahabatan Sumbawa-Paris tetap lestari, maka Hiu Paus dan Teluk Saleh harus dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan ke sektor lain seperti seni dan budaya,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan pelestarian ekosistem. “Saya mendukung penuh penetapan ekosistem Hiu Paus di Teluk Saleh sebagai kawasan konservasi. Saya juga yakin Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025-2030 akan melanjutkan komitmen ini,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan peluncuran penemuan spesies ikan Eviota samota, yang menjadi spesies ke-134 dalam genus Eviota. Penemuan ini menambah kekayaan biodiversitas di wilayah Indo-Pasifik dan mendukung upaya konservasi di Cagar Biosfer Samota.
Dengan hasil ekspedisi ini, diharapkan kebijakan konservasi yang lebih efektif dapat diterapkan demi menjaga kelestarian ekosistem laut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar Teluk Saleh. (01)












