“Kami memberikan pelayanan maksimal setiap hari kerja untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perekaman KTP. Dalam sepekan terakhir, telah tercetak 1.695 KTP baru, dengan rata-rata 25–30 warga melakukan perekaman setiap harinya, terutama dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang telah berusia 17 tahun,” ungkap Jayakusuma.
Menurutnya, proses perekaman KTP berlangsung lancar berkat dukungan dua alat perekaman yang tersedia. Masyarakat hanya perlu membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) untuk diproses.
Terkait ketersediaan blangko KTP, Jayakusuma menjelaskan stok saat ini mencapai 2.000 keping. Jika stok menipis, pihaknya akan segera mengajukan pemesanan melalui Provinsi NTB agar pelayanan tetap berjalan tanpa hambatan.
Dalam upaya mempermudah layanan administrasi kependudukan (Adminduk), Dukcapil Sumbawa juga telah mengimplementasikan aplikasi SILAMO (Sistem Layanan Administrasi Online).
Aplikasi ini memungkinkan warga dari 8 kelurahan dan 117 desa untuk mengakses layanan secara daring langsung dari desa atau kelurahan masing-masing.
“Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Inovasi seperti SILAMO hadir untuk memastikan aksesibilitas yang lebih mudah dan cepat,” tutup Jayakusuma.
Dengan berbagai upaya ini, Dinas Dukcapil Sumbawa optimis dapat segera mencapai target 100% perekaman KTP di tahun 2025. (01)












