Sumbawa, Bintangtv.id– Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani tambak udang, Pjs. Bupati Sumbawa, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM., mengajak para petani tambak untuk terus bergerak dan berinovasi dalam usaha mereka.
Mengutip Hadits Qudsi “harrik yadaka unzil ‘alaikarrizqa” yang berarti “gerakkan tanganmu untuk bekerja maka Aku turunkan rezeki untukmu,” Dr. Najam memberikan motivasi kepada 50 petani tambak udang yang hadir dalam seminar pengendalian penyakit udang di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa.
Acara ini digelar atas kolaborasi antara Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa dan WWF Indonesia, serta didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalui AgResults Indonesia Aquaculture Challenge Project.
Seminar ini bertujuan mendorong adopsi teknologi akuakultur berkelanjutan untuk pembudidaya udang vannamei skala kecil, khususnya dalam aspek pengendalian penyakit dan manajemen budidaya.
Dr. Najam menyampaikan apresiasi kepada para petani tambak udang, yang menurutnya adalah “pahlawan ekonomi daerah” karena tidak hanya berperan bagi keluarga tetapi juga dalam perekonomian Sumbawa.
“Mereka berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat dan menjaga keberlanjutan sektor perikanan budidaya di Sumbawa,” ujar Dr. Najam.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Febi Ekasari Widiyanti, Technical Officer AgResults, serta perwakilan dari Forum Udang Indonesia (FUI), Coco Kokarkin, yang juga memberikan materi tentang teknik pengendalian penyakit udang dan praktik budidaya berkelanjutan.
Petani tambak dari berbagai kecamatan di Sumbawa, seperti Moyo Utara, Utan, Plampang, dan Empang, memperoleh wawasan dalam meningkatkan produktivitas tambak mereka.
Di akhir acara, Dr. Najam menyampaikan apresiasi kepada WWF Indonesia dan Dinas Kelautan dan Perikanan atas acara ini. “Semoga kolaborasi ini terus membawa manfaat bagi petani tambak udang di Sumbawa,” pungkasnya. (01)












