Politik pemerintahan

Pjs. Bupati Sumbawa Tinjau Kelompok Budidaya Lobster di Pulau Kaung, Dorong Pengembangan Ekonomi Pesisir

224
×

Pjs. Bupati Sumbawa Tinjau Kelompok Budidaya Lobster di Pulau Kaung, Dorong Pengembangan Ekonomi Pesisir

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id — Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Sumbawa, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM, mengunjungi Pulau Kaung, Kecamatan Buer, untuk melihat langsung kelompok budidaya lobster dan mutiara yang sedang berkembang pesat di wilayah pesisir tersebut.

 

iklan

 

Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat dukungan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi sektor perikanan, khususnya budidaya lobster, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat ekonomi lokal.

 

Dalam kunjungan tersebut, Dr. Najam didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Kabag Prokopim, dan Kasi Trantib Kecamatan Buer. Kegiatan di Pulau Kaung dimulai dengan penanaman mangrove sebagai bentuk komitmen pelestarian lingkungan, sekaligus untuk melindungi pantai dari ancaman abrasi.

 

 

Pulau Kaung memiliki potensi besar di sektor perikanan, terutama dalam budidaya lobster, yang telah dikembangkan oleh 10 kelompok budidaya binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa. Produksi lobster dari kelompok-kelompok ini telah dikenal berkualitas tinggi, tidak hanya dipasarkan di dalam daerah tetapi juga mampu menembus pasar luar daerah, yang menjadikannya komoditas ekspor potensial.

 

 

Dalam sambutannya, Dr. Najam mengapresiasi semangat para pembudidaya di Pulau Kaung. Ia menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendampingi dan memfasilitasi kebutuhan budidaya agar produk perikanan Kabupaten Sumbawa semakin kompetitif dan bernilai jual tinggi.

 

“Kita harus terus mendorong pengembangan sektor perikanan, terutama budidaya lobster, karena potensinya sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan dan fasilitas yang diperlukan, sehingga produk perikanan kita bisa lebih kompetitif dan bernilai jual tinggi,” tutur Dr. Najam. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *