Sumbawa barat|Bintangtv.id-Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., mendorong para lulusan perguruan tinggi agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan di sektor pertambangan, tetapi juga mampu mengembangkan peluang usaha dan sektor ekonomi non-tambang untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Pesan tersebut disampaikan Amar saat menghadiri Wisuda ke-12 Universitas Cordova. Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya peran sarjana dalam mendorong diversifikasi ekonomi Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat (NTB), yang selama ini masih bergantung pada sektor pertambangan dan industri pengolahan.
Menurut Amar, para lulusan perguruan tinggi memiliki bekal ilmu pengetahuan dan kemampuan yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan peluang usaha, membuka lapangan kerja, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Ia berharap para sarjana tidak hanya terpaku pada peluang menjadi pekerja di perusahaan tambang, tetapi juga berani membangun usaha mandiri dan mengembangkan sektor produktif lain yang memiliki prospek di Sumbawa Barat.
Amar menjelaskan, sektor pertambangan dan industri pengolahan masih mendominasi struktur perekonomian Sumbawa Barat. Kedua sektor tersebut tercatat menyumbang sekitar 68–69 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.
Besarnya kontribusi tersebut menunjukkan bahwa sektor pertambangan masih menjadi penopang utama perekonomian daerah. Namun, kondisi itu sekaligus menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor ekonomi lain agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya bertumpu pada satu kelompok usaha.
Karena itu, pengembangan ekonomi non-tambang perlu menjadi perhatian bersama, termasuk melalui penguatan kewirausahaan, pengembangan usaha produktif, serta penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Dalam konteks tersebut, lulusan perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis untuk menghadirkan gagasan, inovasi, dan kegiatan ekonomi yang dapat memberikan nilai tambah bagi daerah.
Para sarjana diharapkan mampu melihat potensi yang tersedia di lingkungan masing-masing, kemudian mengembangkannya menjadi kegiatan usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Selain menyoroti tantangan ekonomi, Amar juga menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pendidikan di Sumbawa Barat.
Ia menyebutkan, tingkat pendidikan daerah tersebut berada di peringkat ketiga di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan menjadi yang tertinggi di antara seluruh kabupaten di provinsi itu.
Menurutnya, capaian pendidikan tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Pendidikan tinggi, kata dia, tidak semata-mata bertujuan menghasilkan lulusan dengan gelar akademik, tetapi juga membentuk pola pikir yang lebih maju, kreatif, mandiri, dan mampu membaca peluang.
Dengan demikian, keberhasilan seorang sarjana tidak hanya diukur dari gelar yang diperoleh atau pekerjaan yang berhasil didapatkan, tetapi juga dari kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
Lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan, termasuk memperluas kesempatan kerja dan memperkuat perekonomian masyarakat.
Dalam pesannya kepada para wisudawan dan wisudawati, Amar juga mengingatkan pentingnya menjaga karakter Islami serta nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Cordova dapat diamalkan secara nyata, baik dalam dunia kerja, kegiatan usaha, maupun dalam kehidupan sosial.
Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter, integritas, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan mampu tumbuh menjadi sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Kehadiran para sarjana di berbagai bidang diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas.
Pada Wisuda ke-12 Universitas Cordova tersebut, hampir 90 persen wisudawan dan wisudawati diketahui berasal dari Kabupaten Sumbawa Barat.
Besarnya jumlah lulusan yang berasal dari daerah setempat dinilai menjadi potensi penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di KSB.
Para lulusan diharapkan dapat memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan sektor-sektor ekonomi yang potensial.
Pemerintah daerah juga menghadapi tantangan untuk memastikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan berjalan seiring dengan terbukanya kesempatan kerja, berkembangnya kewirausahaan, dan meningkatnya produktivitas masyarakat.
Dengan semakin kuatnya keterlibatan generasi terdidik dalam berbagai sektor ekonomi, Sumbawa Barat diharapkan dapat memperluas sumber pertumbuhan ekonomi di luar pertambangan.
Amar berharap para lulusan Universitas Cordova dapat mengambil peran dalam mewujudkan Sumbawa Barat yang semakin maju dan mandiri.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menyongsong Generasi Emas Sumbawa Barat 2045, dengan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, inovatif, dan mampu mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan.(02)












