Politik pemerintahan

UMKM Sumbawa Tak Lagi Sekadar Dilatih, Pemkab Dorong Produk Lokal Naik Kelas

4
×

UMKM Sumbawa Tak Lagi Sekadar Dilatih, Pemkab Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat pendampingan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar.

 

iklan

Upaya tersebut menjadi bagian dari implementasi 12 Program Unggulan Jarot-Ansori, dengan orientasi tidak hanya meningkatkan keterampilan pelaku usaha, tetapi mendorong produk lokal Sumbawa agar semakin siap bersaing di pasar regional hingga nasional.

 

Melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DisKUKMindag) Kabupaten Sumbawa, pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari peningkatan keterampilan, kualitas produk, kemasan, merek, sertifikasi hingga strategi pemasaran.

 

Kepala DisKUKMindag Kabupaten Sumbawa, Adi Nusantara, S.T., M.Sc., Kamis (10/9/2026), mengatakan peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi salah satu kunci agar produk lokal mampu berkembang dan memiliki daya saing.

 

Menurutnya, potensi produk lokal di berbagai desa cukup besar dan tinggal diperkuat dari sisi kualitas maupun strategi pemasaran.

 

Salah satu produk yang tengah didorong adalah poteng Pernek. Selain itu, terdapat produk ikan bage dari Labuhan Ala, Desa Brang Kolong, yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk unggulan melalui pembenahan kualitas, kemasan dan pemasaran.

 

Penguatan kapasitas pelaku usaha juga dilakukan melalui berbagai pelatihan kewirausahaan. Pada 6 Mei 2026, Pemkab Sumbawa melalui DPMPTSP bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan melaksanakan Diklat Kewirausahaan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dan calon wirausahawan.

 

Upaya tersebut terus berlanjut dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Terbaru, sebanyak 50 pelaku UMKM Sumbawa mengikuti AI Ignition Training pada 1–2 September 2026.

 

Kegiatan yang dilaksanakan bersama KUMPUL dan AMMAN Mineral tersebut memberikan pembekalan kepada pelaku UMKM mengenai pemanfaatan teknologi dan kecerdasan artifisial untuk mendukung pengembangan usaha.

 

Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam berbagai aspek, mulai dari pengembangan ide produk, pembuatan materi promosi hingga memperluas strategi pemasaran.

 

Pemkab Sumbawa menargetkan semakin banyak UMKM, khususnya yang berbasis desa, mampu naik kelas dan membawa produk lokal keluar dari pasar tradisional menuju pasar yang lebih luas.

 

Pendampingan tersebut tidak berhenti pada pelatihan. Pemerintah daerah mendorong agar keterampilan yang diperoleh pelaku usaha benar-benar berujung pada peningkatan kualitas produk, penguatan merek, perluasan pemasaran dan peningkatan nilai ekonomi.

 

Dari pasar desa, produk-produk lokal Sumbawa diharapkan mampu menembus pasar regional dan nasional, bahkan memiliki peluang masuk ke pasar global.

 

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumbawa membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat, kompetitif dan berkelanjutan, sehingga produk lokal tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga mampu menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.

 

Pada akhirnya, penguatan UMKM diarahkan untuk menciptakan lebih banyak pelaku usaha yang mandiri, produktif dan berdaya saing, sejalan dengan visi mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *