Hukum Kriminal

Tabir Penemuan Kerangka Manusia di Mantun Masih Misteri, Polisi Tunggu Hasil Forensik

35
×

Tabir Penemuan Kerangka Manusia di Mantun Masih Misteri, Polisi Tunggu Hasil Forensik

Sebarkan artikel ini

Sumbawa barat|Bintangtv.id- Penemuan kerangka manusia saat warga menggali tanah untuk pembuatan septic tank di Dusun Mantun Timur, Desa Mantun, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), hingga kini masih menyisakan misteri.

Polisi memastikan tulang-belulang yang ditemukan pada 19 September 2026 tersebut merupakan kerangka manusia. Namun, identitas, jenis kelamin, perkiraan usia, waktu, serta penyebab kematiannya belum dapat dipastikan karena masih menunggu proses identifikasi forensik.

iklan

Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat Iptu Firman Rinaldi, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut. Identifikasi diperlukan untuk mengungkap berbagai informasi penting terkait kerangka yang ditemukan di kawasan permukiman tersebut.

“Yang ditemukan merupakan kerangka manusia. Terkait informasi lain, kami perlu melakukan identifikasi lebih lanjut melalui orang-orang yang berkompeten di bidang itu, dalam hal ini kedokteran forensik,” kata Firman, (28/9/2026).

Menurut dia, proses identifikasi tidak dapat dilakukan secara cepat karena kondisi jasad yang telah berupa kerangka. Kondisi tersebut membuat petugas membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh ahli untuk memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara medis.

“Proses identifikasi tentu memerlukan waktu cukup lama karena sudah berbentuk kerangka,” ujarnya.

Penemuan bermula ketika seorang warga melakukan penggalian tanah untuk kebutuhan pembangunan septic tank di wilayah Dusun Mantun Timur pada 19 September 2026. Saat menggali tanah, warga tersebut menemukan bagian tulang yang kemudian diketahui mengarah pada kerangka manusia.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tim Inafis Satreskrim Polres Sumbawa Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi sekaligus mengumpulkan informasi dan barang bukti yang berkaitan dengan temuan tersebut.

Polisi menyebut lokasi penemuan berada di kawasan permukiman. Meski demikian, aparat masih melakukan pendalaman untuk mengetahui bagaimana kerangka tersebut dapat berada di lokasi itu.

Saat ini, Satreskrim Polres Sumbawa Barat masih menunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi dari tim kedokteran forensik.

Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mengungkap sejumlah fakta penting, mulai dari jenis kelamin, perkiraan usia, identitas hingga perkiraan waktu dan penyebab kematian.

Hasil pemeriksaan forensik nantinya menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penyelidikan berikutnya. Polisi juga masih membuka kemungkinan adanya informasi lain yang dapat membantu mengungkap asal-usul kerangka tersebut.

Dengan demikian, hingga hasil identifikasi forensik diterima, polisi belum dapat memastikan siapa pemilik kerangka maupun bagaimana peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Saat ini kasus penemuan kerangka manusia masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Sumbawa Barat.(02)