KSB

Adopsi Program Presiden Prabowo, Bupati Amar Gelar Retret Pimpinan OPD KSB

34
×

Adopsi Program Presiden Prabowo, Bupati Amar Gelar Retret Pimpinan OPD KSB

Sebarkan artikel ini

Sumbawa barat|Bintangtv.id-Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar Retret Kepemimpinan Kepala Perangkat Daerah sebagai upaya menyamakan persepsi, memperkuat integritas, serta membangun sinergi dan kekompakan di lingkungan birokrasi daerah,(17/9/2026).

Kegiatan yang diikuti 44 pejabat pimpinan perangkat daerah tersebut diikuti unsur staf ahli bupati, asisten, sekretaris DPRD, kepala dinas dan badan, camat, hingga direktur RSUD. Pelaksanaan retret ini mengadopsi model pembekalan kepemimpinan yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto, dengan penekanan pada penguatan kapasitas kepemimpinan dan kesamaan arah dalam menjalankan pemerintahan.

iklan

Retret tersebut mengusung tema “Penguatan Sinergi Kepemimpinan untuk Mewujudkan KSB Maju Luar Biasa Menuju Transformasi Kesejahteraan Masyarakat.”

Kegiatan itu diarahkan menjadi ruang refleksi sekaligus pembelajaran bagi para pimpinan perangkat daerah agar mampu menerjemahkan visi pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat ke dalam pelaksanaan program dan kebijakan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Sekretaris Daerah (Sekda) KSB, drh. Hairul, M.M., dalam kegiatan tersebut mengingatkan pentingnya jajaran pemerintahan memahami perjalanan sejarah pembangunan daerah. Menurutnya, kondisi KSB saat ini merupakan bagian dari proses panjang yang melibatkan kontribusi berbagai tokoh dan generasi pemerintahan sebelumnya.

“Sumbawa Barat hari ini pernah memiliki cerita. Kita tidak boleh menjadi generasi yang melupakan masa lalu serta orang-orang yang memiliki peran saat itu,” ujar Hairul.

Menurut dia, pemahaman terhadap perjalanan daerah bukan sekadar untuk mengenang masa lalu, tetapi dapat menjadi bahan pembelajaran bagi generasi pemerintahan saat ini dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Pengalaman dari para pemimpin terdahulu, kata Hairul, dapat menjadi referensi dalam menjaga integritas, memperkuat kolaborasi, mengelola sumber daya secara efektif, serta memastikan kesinambungan pembangunan daerah.

Ia menekankan, pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kesinambungan kepemimpinan. Setiap pemerintahan memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan program yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus melakukan pembaruan sesuai kebutuhan dan tantangan yang berkembang.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., menegaskan bahwa sinergi antar-pimpinan perangkat daerah merupakan salah satu kunci dalam menjalankan roda pemerintahan dan mewujudkan visi pembangunan daerah.

Menurut Amar, setiap pimpinan OPD memiliki tugas dan kewenangan masing-masing, tetapi seluruhnya harus bergerak dalam satu arah untuk mencapai tujuan pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat.

“Antara pemimpin harus bisa bersinergi. Tidak ada yang merasa lebih tinggi atau lebih rendah. Semuanya punya peran, mengambil bagian, karena tujuannya adalah visi KSB,” tegas Amar.

Ia meminta para pimpinan perangkat daerah tidak bekerja secara sektoral atau berjalan sendiri-sendiri. Setiap kebijakan dan program, menurutnya, perlu dibangun melalui komunikasi, koordinasi, dan kerja sama lintas perangkat daerah agar pelaksanaannya lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bupati juga menekankan tiga nilai utama yang perlu diperkuat dalam kepemimpinan birokrasi, yakni integritas, transformatif, dan kolaboratif.

Integritas diperlukan agar setiap pejabat mampu menjalankan amanah pemerintahan secara konsisten, bertanggung jawab, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sementara sikap transformatif diperlukan agar birokrasi mampu beradaptasi dengan perubahan dan menghasilkan inovasi dalam memberikan pelayanan publik.

Adapun pendekatan kolaboratif, kata Amar, harus dibangun tidak hanya antar-OPD, tetapi juga bersama staf, tim kerja, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam pembangunan daerah.

Retret tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pimpinan perangkat daerah untuk memperluas wawasan melalui pengalaman dan pandangan sejumlah tokoh yang memiliki rekam jejak dalam perjalanan pemerintahan di Pulau Sumbawa.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembelajaran dari sejumlah tokoh daerah, di antaranya Latief Madjid, mantan Bupati Sumbawa, serta Jamaluddin Malik, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat dan mantan Bupati Sumbawa.

Pengalaman para tokoh tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif kepada para pimpinan OPD mengenai dinamika kepemimpinan, pengelolaan pemerintahan, serta proses pembangunan daerah dari waktu ke waktu.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap jajaran pimpinan perangkat daerah tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga membangun kesamaan pandangan mengenai arah pembangunan daerah.

Retret ini sekaligus diharapkan memperkuat kebersamaan, komunikasi, dan koordinasi antar-pimpinan OPD sehingga pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan lebih terintegrasi.

Dengan penguatan integritas, kepemimpinan transformatif, dan budaya kerja kolaboratif, jajaran perangkat daerah diharapkan mampu menerjemahkan visi Sumbawa Barat Maju Luar Biasa ke dalam program yang terukur dan pelayanan pemerintahan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.