Politik pemerintahan

900 Marinir Diproyeksikan Bermarkas di Sumbawa, Pemkab Siapkan Kolaborasi Strategis

9
×

900 Marinir Diproyeksikan Bermarkas di Sumbawa, Pemkab Siapkan Kolaborasi Strategis

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id — Kehadiran Batalyon 16 Marinir di Kabupaten Sumbawa tidak hanya menjadi bagian dari penguatan pertahanan wilayah pesisir, tetapi juga membuka peluang kolaborasi baru antara jajaran TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

 

iklan

Hal itu mengemuka saat Komandan Batalyon 16 Marinir Letkol Marinir Tamyasin Hehanussa bersama jajarannya melakukan kunjungan silaturahmi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa Dr. H. Budi Prasetyo, S.Sos., M.AP., di ruang kerja Sekda, Senin (14/9/2026).

 

Dalam pertemuan tersebut, Sekda didampingi Asisten 3 Setda Sumbawa Rachman Ansori, S.Sos., M.Si. Turut hadir tokoh pemuda Sumbawa Dedi Kevin Molajake dan insan pers.

 

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. tidak dapat hadir karena tengah mengikuti rapat koordinasi bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur di Jakarta.

 

Danyon 16 Marinir Letkol Marinir Tamyasin Hehanussa mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi awal dengan pemerintah daerah sebelum satuannya berkedudukan secara penuh di Sumbawa.

 

“Kami datang untuk berkunjung dan melihat dari dekat proses pembangunan Batalyon di daerah ini. Saat ini kami masih standby di Surabaya, dan jika seluruh proses pembangunan sarana selesai, kami akan sepenuhnya berkedudukan di sini,” katanya.

 

Ia menjelaskan, Marinir memiliki kemampuan operasi di wilayah darat maupun laut. Dengan karakter geografis Sumbawa yang memiliki wilayah pesisir dan perairan yang luas, keberadaan Batalyon 16 Marinir diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi penguatan keamanan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

 

Saat ini, sebanyak 156 personel telah menyertai satuan tersebut. Jumlah itu masih akan bertambah secara bertahap hingga mencapai proyeksi sekitar 900 personel seiring selesainya pendidikan prajurit pada setiap gelombang.

 

Danyon Tami juga mengungkapkan, sekitar 90 persen prajurit muda yang dibawanya masih berstatus lajang. Karena itu, ia berharap para personel dapat segera beradaptasi dengan lingkungan Sumbawa dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

 

“Kami ingin bekerja sama dan berkolaborasi erat dengan Pemda untuk bersama-sama membangun daerah. Kami hadir untuk memberikan kontribusi maksimal bagi masyarakat Sumbawa,” tegasnya.

 

Sementara itu, Sekda Sumbawa Dr. H. Budi Prasetyo menyambut baik kehadiran Batalyon 16 Marinir di Tanah Samawa. Menurutnya, keberadaan satuan Marinir memiliki arti strategis bagi daerah yang memiliki wilayah luas dengan bentang pesisir dan potensi kelautan yang besar.

 

Ia menyebut arah pembangunan Sumbawa saat ini tidak terlepas dari penguatan sektor pertanian, kelautan dan perikanan.

 

“Dasar pemikiran Bapak Bupati, kekuatan utama Sumbawa bertumpu pada sektor pertanian serta kelautan dan perikanan. Kita memiliki wilayah yang sangat luas dengan garis pantai yang panjang serta potensi pulau-pulau kecil yang luar biasa,” ujarnya.

 

Menurut Sekda, posisi geografis Sumbawa juga sangat strategis karena berhadapan langsung dengan wilayah perairan selatan. Kondisi tersebut menjadikan aspek keamanan sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan dan investasi.

 

“Sumbawa diproyeksikan menjadi episentrum baru pertumbuhan ekonomi di kawasan selatan. Dengan jaminan keamanan dan kenyamanan yang solid, Sumbawa akan semakin dilirik sebagai tujuan investasi,” jelasnya.

 

Ia menilai kehadiran ratusan personel Marinir nantinya bukan hanya memperkuat aspek pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari energi baru dalam membangun daerah melalui sinergi antara pemerintah, TNI dan masyarakat.

 

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Bahkan, pembicaraan serius mengenai pembangunan dan pertahanan sempat diselingi candaan Sekda terkait cuaca Sumbawa yang dikenal cukup panas.

 

“Sumbawa ini daerahnya hangat dan dinamikanya luar biasa, sampai-sampai berseloroh seperti punya ‘empat matahari’ saking panasnya. Tapi justru dari kehangatan inilah semangat membangun daerah selalu menyala,” kelakar Sekda.

 

Silaturahmi tersebut menjadi langkah awal memperkuat hubungan antara Pemkab Sumbawa dan Batalyon 16 Marinir. Sinergi keduanya diharapkan tidak hanya memperkokoh pertahanan kawasan pesisir, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Tanah Samawa. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *