Umum

Sinergi PT AMNT dan Balai Jalan Perkuat Infrastruktur Sumbawa Barat, Jalan Rusak hingga Longsoran Ditangani

5
×

Sinergi PT AMNT dan Balai Jalan Perkuat Infrastruktur Sumbawa Barat, Jalan Rusak hingga Longsoran Ditangani

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id — Upaya menjaga dan meningkatkan kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus dilakukan melalui sinergi antara Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Sumbawa Bagian Barat, Dinas PUPRPKP Provinsi NTB, dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT).

 

iklan

Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Pulau Sumbawa Bagian Barat, Mustafa, turun langsung melakukan monitoring terhadap sejumlah pekerjaan penanganan infrastruktur di ruas Benete–Sejorong dan Sejorong–Tatar Batas KSB, Rabu (26/8/2026).

 

Monitoring dilakukan untuk memastikan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan sekaligus menjaga kelancaran akses masyarakat dan pengguna jalan.

 

Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian berada di ruas Sejorong–Tatar Batas KSB, tepatnya di Km 166+600. Di lokasi tersebut dilakukan penanganan longsoran sepanjang sekitar 100 meter oleh PT Sinar Bali.

 

Penanganan meliputi pembangunan pasangan bronjong pada tebing, perbaikan struktur badan jalan, serta pemasangan saluran U-ditch. Pekerjaan tersebut ditujukan untuk mengembalikan fungsi jalan sekaligus mengantisipasi kerusakan berulang akibat longsoran dan aliran air.

 

Sementara itu, pada ruas Benete–Sejorong, tepatnya di wilayah Desa Sekongkang dan sejumlah titik lainnya, dilakukan pembangunan Jembatan Desa Sekongkang oleh PT TEG.

 

Selain pembangunan jembatan, pekerjaan juga mencakup pemasangan bronjong sebagai penahan tebing serta penambalan lubang jalan atau patching pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan.

 

Tidak hanya infrastruktur jalan, perhatian juga diarahkan pada sistem drainase. Di wilayah Kecamatan Maluk, dilakukan normalisasi saluran drainase sepanjang kurang lebih tiga kilometer.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Maluk bersama empat pemerintah desa se-Kecamatan Maluk. Pekerjaan difokuskan pada pembersihan sedimentasi dan sampah yang menghambat aliran air.

 

Normalisasi drainase diharapkan dapat memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan dan banjir yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, baik di sepanjang ruas jalan maupun kawasan permukiman.

 

 

Mustafa menilai sinergi antara Balai Pemeliharaan Jalan Dinas PUPRPKP Provinsi NTB dan PT AMNT selama ini telah memberikan kontribusi penting dalam menjaga kondisi infrastruktur di wilayah Sumbawa Barat.

 

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menangani kerusakan jalan maupun longsoran yang selama ini menjadi salah satu kendala bagi kelancaran mobilitas masyarakat.

 

“Luar biasa kepedulian PT AMNT. Demi kesejahteraan masyarakat, bersama kita bangun infrastruktur yang andal untuk NTB yang lebih makmur,” ujar Mustafa.

 

 

 

Kepala Dinas PUPRKP NTB, Lalu Kusuma Wijaya, S.T., M.T., mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat melintasi sejumlah ruas jalan yang tengah dalam proses penanganan.

 

“Masyarakat kami minta tetap waspada dan berhati-hati saat melintas. Utamakan keselamatan, terutama di lokasi yang sedang dilakukan pekerjaan,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, pemerintah tetap memprioritaskan penanganan ruas-ruas jalan di Pulau Sumbawa, termasuk jalan yang mengalami kerusakan.

 

“Kami dari pemerintah tetap memprioritaskan jalan-jalan di Sumbawa. Jalan yang rusak kami perbaiki agar masyarakat nyaman, jalur ekonomi lancar dan transportasi juga lancar,” katanya.

 

Sinergi lintas pihak tersebut diharapkan terus berlanjut sehingga penanganan infrastruktur dapat dilakukan secara berkelanjutan, terutama pada ruas-ruas jalan yang menjadi akses vital masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Sumbawa Barat. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *