Nasional

Dari Timbunan Sampah Jadi Bahan Bakar, TNI AD Siap Turun Tangan

7
×

Dari Timbunan Sampah Jadi Bahan Bakar, TNI AD Siap Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

BEKASI, Bintangtv.id — Timbunan sampah lama yang selama ini menjadi persoalan lingkungan mulai diarahkan untuk diolah menjadi sumber energi alternatif. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan kesiapan TNI Angkatan Darat (TNI AD) untuk turut mengolah sampah lama menggunakan teknologi pirolisis.

Hal tersebut disampaikan Kasad saat menghadiri ground breaking Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketing, Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026).

iklan

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta CEO Danantara Investment Management (DIM) Pandu Sjahrir.

Kasad menjelaskan, teknologi pirolisis akan dikembangkan untuk mengolah timbunan sampah lama yang telah bercampur dan menumpuk dalam jumlah besar menjadi bahan bakar, khususnya bahan bakar minyak jenis solar.

Menurutnya, tantangan utama dalam pengolahan sampah lama bukan hanya terletak pada teknologi, tetapi juga proses pemilahan material yang telah bercampur setelah bertahun-tahun berada di tempat pembuangan.

“Yang kami akan olah adalah timbunan-timbunan sampah lama. Yang inilah mungkin sampai dengan sekarang masih belum ada yang bisa memilah ini (sampah lama),” ujar Kasad.

Dalam rencana pengembangannya, fasilitas pengolahan tersebut diproyeksikan mampu menangani sekitar 1.000 ton sampah per hari dengan kebutuhan lahan sekitar lima hektare.

Sebelum masuk ke proses pirolisis, sampah terlebih dahulu akan melalui tahap pre-treatment untuk memilah sekaligus menyiapkan material yang memenuhi kebutuhan proses pengolahan.

Sejumlah lokasi dengan timbunan sampah lama juga telah menjadi perhatian TNI AD, di antaranya Bantargebang, Galuga Bogor, dan Sarimukti.

Kasad berharap proses penyiapan dan perizinan lahan di sejumlah wilayah tersebut dapat segera diselesaikan sehingga pengolahan sampah dapat mulai dilaksanakan.

Pemanfaatan teknologi pirolisis diharapkan tidak hanya mengurangi volume timbunan sampah, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai manfaat dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif.

Dengan konsep tersebut, sampah yang selama ini menjadi persoalan lingkungan diharapkan dapat diubah menjadi sumber daya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kehadiran Kasad dalam ground breaking PSEL di Bekasi sekaligus menegaskan dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Melalui pemanfaatan teknologi dan sinergi dengan berbagai pihak, TNI AD siap mengambil bagian dalam upaya mengatasi persoalan sampah sekaligus mendorong pemanfaatannya sebagai sumber energi.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik antara PT PLN dan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) PSEL, serta penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Bekasi dengan BUPP Pirolisis. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *