Olahraga

KONI Sumbawa Tegas Dukung Mori Hanafi, Soroti Urgensi Kesinambungan Jelang PON 2028

30
×

KONI Sumbawa Tegas Dukung Mori Hanafi, Soroti Urgensi Kesinambungan Jelang PON 2028

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id — Dukungan terhadap Mori Hanafi untuk kembali memimpin KONI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menguat. KONI Kabupaten Sumbawa secara resmi menyatakan sikap dan menilai pengalaman, jaringan serta rekam jejak Mori Hanafi masih sangat dibutuhkan untuk menghadapi agenda besar olahraga NTB, terutama PON 2028.

 

iklan

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH., M.Si., menegaskan dukungan tersebut bukan didasarkan pada hubungan personal, melainkan pertimbangan objektif terhadap kapasitas dan pengalaman Mori Hanafi dalam mengelola organisasi olahraga di NTB.

 

“Kami di KONI Sumbawa secara resmi mendukung Mori Hanafi untuk kembali menjadi Ketua Umum KONI NTB. Kami punya alasan yang objektif. Jaringan beliau luas, komunikasi dengan berbagai pihak sangat baik, dan pengalaman beliau dalam mengelola organisasi olahraga NTB sudah teruji. Kami tidak melupakan sejarah,” tegas Abdul Rafiq, (10/8/2026).

 

Menurut Abdul Rafiq, NTB membutuhkan kepemimpinan KONI yang mampu menjaga kesinambungan program pembinaan sekaligus melakukan konsolidasi menghadapi PON 2028. Ia mengingatkan agar dinamika pemilihan Ketua Umum KONI NTB tidak menggeser fokus utama untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah.

 

“Sekarang waktunya kita fokus. Jangan sampai energi kita habis untuk dinamika perebutan kepemimpinan, sementara pekerjaan besar PON 2028 sudah menunggu di depan mata,” ujarnya.

 

Ia juga menilai pengalaman Mori Hanafi tidak dapat dipisahkan dari perjalanan olahraga NTB, termasuk proses yang mengantarkan NTB mendapatkan kepercayaan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan PON 2028.

 

“Penunjukan NTB sebagai bagian dari tuan rumah PON 2028 bukan datang begitu saja. Ada proses, komunikasi, lobi dan perjuangan. Mori Hanafi adalah bagian dari sejarah perjuangan itu. Karena itu, kami tidak boleh melupakan sejarah,” katanya.

 

Abdul Rafiq juga menyoroti peningkatan raihan medali NTB pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembinaan olahraga NTB telah menunjukkan perkembangan dan harus dijaga kesinambungannya.

 

“Raihan medali pada PON Aceh-Sumatera Utara menunjukkan adanya peningkatan yang patut kita apresiasi. Ini merupakan hasil dari proses pembinaan, kerja keras atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga dan dukungan berbagai pihak,” ujarnya.

 

Terkait munculnya nama Gubernur NTB Muhammad Iqbal dalam dinamika pencalonan Ketua Umum KONI NTB, Abdul Rafiq menyatakan menghormati hak setiap pihak untuk mencalonkan diri sepanjang memenuhi ketentuan organisasi.

 

“Kalau Pak Gubernur Muhammad Iqbal ingin maju sebagai calon Ketua Umum KONI NTB, itu sah-sah saja. Setiap orang mempunyai hak untuk mencalonkan diri sepanjang memenuhi ketentuan organisasi. Kita hormati proses demokrasi di KONI,” tegasnya.

 

Namun, ia berharap jabatan Ketua Umum KONI NTB tetap ditempatkan sebagai ruang pengabdian olahraga dan tidak terlalu jauh ditarik ke dalam kepentingan kekuasaan pemerintahan.

 

“Tidak mesti kekuasaan sebagai gubernur kemudian harus memegang langsung jabatan Ketua Umum KONI. Kalau gubernur memiliki kepedulian besar terhadap olahraga, justru dukungan dan political will dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan. Gubernur cukup back up KONI NTB. Itu sudah sangat luar biasa. Tidak harus gubernur sendiri yang menjadi Ketua Umum KONI,” katanya.

 

Abdul Rafiq pun berharap Mori Hanafi tidak mundur dari kontestasi dan tetap bersedia melanjutkan pengabdiannya untuk olahraga NTB.

 

“Kami berharap Mori Hanafi tetap maju. Jangan berhenti mengabdi untuk olahraga NTB. Masih banyak pekerjaan besar yang harus kita selesaikan bersama, terutama menghadapi PON 2028. Pengalaman, jaringan dan kemampuan beliau masih sangat dibutuhkan oleh dunia olahraga NTB,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, KONI NTB ke depan membutuhkan figur yang bukan hanya memiliki kapasitas organisasi, tetapi juga mampu membangun komunikasi dan konsolidasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, KONI kabupaten/kota serta seluruh cabang olahraga.

 

“Kami tidak sedang mencari siapa yang paling berkuasa. Kami sedang mencari siapa yang paling siap bekerja untuk olahraga NTB. PON 2028 sudah dekat. Kita membutuhkan kesinambungan, pengalaman, jaringan dan kerja nyata. Karena itu, KONI Sumbawa secara resmi mendukung Mori Hanafi kembali sebagai Ketua Umum KONI NTB,” pungkas Abdul Rafiq. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *