Headline

Perum Bulog Sumbawa Serap 3.036 Ton Gabah Petani, Imbau Panen Sesuai Umur Tanam untuk Hasil Maksimal

69
×

Perum Bulog Sumbawa Serap 3.036 Ton Gabah Petani, Imbau Panen Sesuai Umur Tanam untuk Hasil Maksimal

Sebarkan artikel ini

Sumbawa | Bintangtv.id — Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam menyerap hasil panen petani di wilayah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Hingga 1 Maret 2026, realisasi penyerapan gabah kering panen (GKP) telah mencapai 3.036.255 kilogram atau sekitar 3.036 ton.

Penyerapan tersebut dilakukan melalui kerja sama lintas sektor, melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa), Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta mitra kerja Bulog di tingkat desa dan kecamatan. Kolaborasi ini bertujuan memastikan hasil panen petani terserap optimal sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat produsen.

iklan

Pemimpin Cabang (Pinca) Bulog Sumbawa, Muhammad Nur Ristanto, menegaskan bahwa penyerapan gabah merupakan bagian dari tugas dan fungsi Bulog sebagai operator pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Bulog hadir untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah. Ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah,” ujarnya.(2/3/2026)

Ia menjelaskan, secara kelembagaan Bulog memiliki mandat untuk melaksanakan pengadaan gabah dan beras dalam negeri, mengelola cadangan beras pemerintah (CBP), serta menyalurkan beras untuk program intervensi dan kebutuhan darurat. Karena itu, serapan gabah di masa panen raya menjadi momentum penting untuk memperkuat stok nasional.

Selain fokus pada penyerapan, Bulog Sumbawa juga mengimbau para petani agar melakukan panen sesuai usia panen yang ideal. Langkah tersebut penting guna menjaga kualitas gabah agar memenuhi standar pembelian serta menghasilkan rendemen beras yang lebih tinggi.

“Panen sesuai umur tanam akan menghasilkan gabah dengan kadar air dan kualitas yang lebih baik. Dengan demikian, petani memperoleh hasil maksimal dan proses pengolahan menjadi beras juga lebih optimal,” tambahnya.

Bulog memastikan proses pembelian dilakukan sesuai standar mutu dan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Petugas di lapangan melakukan pengecekan kadar air dan kualitas gabah sebelum transaksi, sehingga baik petani maupun Bulog sama-sama mendapatkan kepastian mutu.

Ke depan, Bulog Kancab Sumbawa akan terus meningkatkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan aparat kewilayahan, guna memastikan seluruh potensi panen di Kabupaten Sumbawa dapat terserap secara maksimal.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.(02)