KSB

Menaker RI: BLK Sumbawa Barat Harus Jadi Percontohan Nasional

131
×

Menaker RI: BLK Sumbawa Barat Harus Jadi Percontohan Nasional

Sebarkan artikel ini

Sumbawa barat | Bintangtv.id – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kamis (22/1/2025).

Kunjungan tersebut menjadi kunjungan kerja menteri pertama sejak kepemimpinan Bupati H. Amar Nurmansyah, S.T., M.M., dan Wakil Bupati Hj. Hanifa ,S.Pt.,M.M.Inov.

Kunjungan Menaker RI bersama jajaran direktur jenderal Kementerian Ketenagakerjaan itu dirangkaikan dengan kegiatan stadium general bertema “Peran Pemerintah Daerah dalam Membangun Ekosistem Ketenagakerjaan yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran Menteri Ketenagakerjaan memiliki arti strategis bagi pembangunan sektor ketenagakerjaan di KSB.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, saya mengucapkan selamat datang. Kabupaten Sumbawa Barat merupakan salah satu lokomotif ekonomi Provinsi NTB. Pertumbuhan ekonomi kami selama ini masih sangat bergantung pada sektor pertambangan,” ujar H. Amar.

Ia berharap dalam kunjungan ini menaker bisa memberikan arahan dan dukungan agar pemerintah daerah mampu meningkatkan kualitas pelayanan ketenagakerjaan bagi masyarakat.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, menegaskan bahwa kunjungannya ke KSB bertujuan untuk melihat langsung potensi Balai Latihan Kerja (BLK) Sumbawa Barat agar dapat dikembangkan menjadi BLK percontohan di tingkat nasional.

“Saya hadir untuk melihat bagaimana BLK di Sumbawa Barat dapat menjadi model bagi BLK lain di Indonesia. Ini memang tidak mudah, tetapi bukan sesuatu yang mustahil selama kita mau mencoba dan berkomitmen,” ujar Yassierli.
Ia menekankan pentingnya prinsip inklusivitas dalam pembangunan ketenagakerjaan, dengan memberikan kesempatan kerja yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Kita harus memberi peluang yang sama bagi semua, baik penyandang disabilitas rungu, disabilitas fisik, maupun masyarakat dengan keterbatasan mental. Mereka juga berhak mendapatkan pekerjaan yang layak,” katanya.

Menaker RI juga menyoroti tantangan ke depan dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang berkelanjutan. Menurutnya, potensi industri di KSB, termasuk keberadaan PT Amman Mineral, harus dioptimalkan melalui kemitraan strategis yang selaras dengan kebijakan nasional, khususnya arahan Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan dan penguatan ekonomi nasional.

“Kita harus lebih proaktif dan inovatif dalam membangun kemitraan. Pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat harus bergerak bersama,” tegas alumni Virginia Polytechnic Institute and State University, Amerika Serikat tersebut.

Di akhir sambutannya, Prof. Yassierli menyampaikan harapan dan doa agar Kabupaten Sumbawa Barat terus berkembang, serta mampu mencetak generasi muda yang terampil dan berdaya saing.

“Semoga KSB semakin maju, dan anak-anak kita tumbuh menjadi SDM unggul serta menjadi pemimpin masa depan,” pungkasnya. (02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *