Headline

Warga Desa Jereweh  keluhkan Polusi PT RUM

186
×

Warga Desa Jereweh  keluhkan Polusi PT RUM

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Barat, Bintangtv.id- Warga Dusun Menyan, Desa Jereweh Belo, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, keluhkan aktivitas PT. Rezza Usaha Mandiri (RUM) yang diduga mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar.

Lokasi Workshop PT RUM yang berlokasi sangat dekat dengan pemukiman warga dan Aktivitas sandblast yang menghasilkan debu pekat dan suara bising berlangsung hampir setiap hari hingga malam hari, bahkan sampai larut malam.

iklan

 

Hal ini membuat warga resah, terutama karena anak-anak kesulitan tidur dan udara di sekitar permukiman menjadi tercemar.

“Kami tergangu karena suara mesin, debu, aroma cat masuk dalam rumah,” ungkap Hamdi, warga setempat.

 

Hamdi berharap kepada pemerintah memberi solusi atas keluhan yang sudah bertahun- tahun disuarakan masyarakat sekitar worshop.

 

“Kami sudah tidak tahan. Setiap hari suara bising dan debu mengepul. Anak-anak susah tidur,” kata Hamdi.

Senada dengan Hamdi, Jalil salah seorang warga yang rumahnya juga berdeketan dengan worshop PT RUM berharap kepada pemerintah Desa dan pemerintah Daerah memberi solusi atas keluhan masyarakat Dusun Menyan.

“Harapan kami tidak ada debu suara bising, apalagi kalo beraktivitas malam kami masyarakat sangat tergangu,” tambahnya

Kepala Desa Belo Kaharuddin, S.Hi., M.Pd. yang ditemui diruanganya membenarkan bahwa PT RUM beroperasi aktif namun belum mengantongi izin lingkungan untuk workshop berdasarkan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Barat.

“Kami sudah banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait dampat lingkungan yang di timbulkan oleh PT. RUM dan kami sudah langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan,” katanya.

 

Kaharuddin juga mengaku belum menerima surat tembusan dari Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Sumbawa Barat terkait perizinan PT Rezza Usaha Mandiri (RUM).

 

Permerintah Desa Belo mengimbau seluruh perusahaan untuk patuh terhadap aturan lingkungan demi menjaga keseimbangan dan kenyamanan hidup masyarakat sekitar.

 

Sementara itu direktur PT Rezza Usaha Mandiri (RUM) Yutphi Iriandi ST, yang dikonfirmasi melalui WhatsApp mengaku, perusahaanya sudah mengantongi izin dari Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Sumbawa Barat.

 

“Terkait  izin kami  sudah  ada izin  dari LH, kamipun tidak pernah melakukan sunblast malam hanya dipagi hari dan untuk mengurangi debu kami sudah memasang blower untuk menyedot debu,” jelasnya.

Kemudian mengenai dampak lingkungan pihaknya meminta agar bisa lansung mengecek kelokasi, karena sebelumnya pemerintah Kecamatan dan desa bersama polsek setempat sudah datang kelokasi.

 

“Camat dan kapolsek serta kepala desa belo bersama kasi  pemerintahan Desa sudah  mengecek  langsung,” tambahnya. (02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *