Sumbawa Barat, Bintangtv.id – Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Front Pemuda Taliwang (FPT) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (14/04/2025).
Massa menuntut transparansi penggunaan anggaran belanja modal dan bangunan dalam APBD 2024 yang nilainya mengalami lonjakan signifikan dalam perubahan anggaran.
Dalam orasinya, Abu Bakar Beko selaku perwakilan massa FPT menyebutkan bahwa lonjakan anggaran belanja modal tanah dari Rp7.476.862.500 pada APBD murni menjadi Rp163.386.462.989 pada APBD Perubahan tahun 2024 harus dijelaskan secara rinci kepada publik.
Demikian pula dengan belanja bangunan dan gedung yang semula Rp50.537.617.555 kemudian naik menjadi Rp125.827.677.587.
“Dinas PUPR harus transparan dan bisa menjelaskan detail miliaran uang rakyat yang sudah dibelanjakan untuk pembangunan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2024,” tegas Beko dalam orasinya.
Ia juga meminta agar Dinas PUPR membuka naskah akademik atau kajian mendalam yang menjadi dasar penambahan anggaran besar tersebut, terutama untuk pembelian tanah.
“Kami minta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang KSB keluar menemui kami untuk memberikan penjelasan langsung,” serunya di hadapan massa.
Aksi tersebut berlangsung tertib dan mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian Resor Sumbawa Barat guna memastikan keamanan dan kelancaran jalannya aksi.
FPT menegaskan akan terus mengawal isu ini dan menuntut akuntabilitas dari pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan anggaran daerah, demi terciptanya pemerintahan yang bersih dan transparan. (02)












