Politik pemerintahan

Pemda dan KONI Sumbawa Bahas Revitalisasi Venue Jelang Porprov dan PON 2028

431
×

Pemda dan KONI Sumbawa Bahas Revitalisasi Venue Jelang Porprov dan PON 2028

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id– Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB tahun 2026 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, KONI dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar rapat koordinasi membahas rencana revitalisasi venue olahraga. Rapat tersebut berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Sumbawa, Selasa (15/4/2025).

 

iklan

Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, hadir bersama jajaran pengurus KONI, serta turut dihadiri Asisten II Setda Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji,  Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Dr. Deddy Heri Wibowo dan Kabag Pembangunan H. Yudy Patria Negara.

 

Dalam rapat tersebut, Abdul Rafiq menjelaskan bahwa pembahasan difokuskan pada pembangunan dan peningkatan sarana olahraga yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan Porprov dan PON mendatang.

 

“Kita (KONI) hanya sebagai operator, dan saat ini bolanya ada di pemerintah untuk menyiapkan sarana dan prasarana. Dukungan penuh dari pemerintah, terutama dari sisi anggaran, sangat kami harapkan agar Sumbawa siap menjadi tuan rumah,” ujarnya.

 

Ia menekankan pentingnya segera dilakukan penataan dan revitalisasi venue agar persiapan bisa dilakukan secara maksimal. Mengingat pelaksanaan Porprov sudah dijadwalkan pada tahun 2026 dan PON pada 2028.

 

“Kita harus mulai dari tahun ini. Jika tidak, kita khawatir persiapan tidak akan maksimal dan itu akan menjadi pertimbangan dalam penetapan tuan rumah,” lanjutnya.

 

Abdul Rafiq juga menambahkan bahwa PON 2028 tidak akan membangun infrastruktur baru untuk venue cabang olahraga, melainkan hanya melakukan revitalisasi. Artinya, kebutuhan anggaran tidak terlalu besar karena Sumbawa sudah memiliki fasilitas yang hanya perlu penataan.

 

“Kami berharap dukungan anggaran dari pemerintah karena dua event ini akan memberi dampak ekonomi positif, khususnya bagi pelaku UMKM lokal,” tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa, Dr. Deddy Heri Wibowo, mengungkapkan estimasi kebutuhan anggaran awal untuk revitalisasi sejumlah venue.

 

“Untuk GOR Mampis Rungan dibutuhkan sekitar Rp1,8 miliar, Lapangan Cenderawasih sekitar Rp5,5 miliar, tribun GOR Pragas sekitar Rp2,5 miliar, dan venue panahan Samota sekitar Rp2 miliar. Total anggaran sementara sekitar Rp11,5 miliar, dan akan kami rinci lebih lanjut setelah DED (Detail Engineering Design) selesai,” jelasnya.

 

Khusus untuk venue panahan, kata Deddy, anggaran sebesar Rp600 juta akan digunakan untuk penataan lahan dengan hitungan Rp3.000 per meter persegi. Sisanya, sekitar Rp1,4 miliar akan digunakan untuk penataan lanjutan.

 

“Kami berharap venue panahan ini bisa menjadi prioritas karena akan digunakan untuk Porprov dan PON. Sedangkan venue lainnya diupayakan dilakukan penataan secara bertahap sebelum 2028,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *