Olahraga

Pembukaan Rakerprov KONI NTB 2025, Teguhkan Komitmen Menuju Sukses PON 2028

522
×

Pembukaan Rakerprov KONI NTB 2025, Teguhkan Komitmen Menuju Sukses PON 2028

Sebarkan artikel ini

Mataram, Bintangtv.id– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2025 pada Kamis, 10 April 2025 bertempat di Aula BPSDM NTB.

 

iklan

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Mayjen TNI (Purn) Suwarno dari KONI Pusat, Forkopimda NTB, perwakilan BUMN, praktisi olahraga nasional Andi Hadianto, serta jajaran pengurus KONI NTB, ketua dan pengurus KONI kabupaten/kota, dan perwakilan Pengprov Cabang Olahraga (Cabor).

 

Ketua KONI NTB, H. Mori Hanafi, menyampaikan sejumlah poin strategis sebagai bagian dari persiapan NTB menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama NTT.

 

Ketua KONI NTB menyebutkan bahwa cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam ajang Porprov nantinya akan disesuaikan dengan cabor yang juga akan dipertandingkan di PON 2028. Fokus utama diarahkan pada cabor-cabor unggulan NTB dengan target ambisius: menembus 5 besar nasional di PON mendatang.

 

Mori, menyoroti pentingnya kedisiplinan dalam mengikuti aturan mutasi atlet dan batas usia. Selain itu, Ketua KONI NTB juga menegaskan bahwa pihaknya telah menyelesaikan Rencana Induk (Renduk) dan memastikan kesiapan 80 persen venue, sebagai bentuk keseriusan menepis keraguan terhadap kesiapan NTB menjadi tuan rumah bersama NTT.

 

Ditegaskan pula bahwa beberapa cabang olahraga telah siap, dan usulan dari Sumbawa terhadap enam cabor termasuk salah satu yang telah diakui dunia turut diperhitungkan.

 

“Terkait logistik, pengadaan katering untuk Porprov dan PON akan diserahkan ke masing-masing kabupaten/kota pelaksana, sementara KONI NTB fokus pada pengurusan transportasi dan akomodasi. Bonus bagi atlet NTB peraih medali PON ditetapkan sebesar Rp350 juta,” kata Mori.

 

Selain itu, Tunjangan Harian Bertanding (THB) juga ditargetkan harus sudah tersedia dalam dua bulan ke depan. Ketua KONI NTB turut mengingatkan agar cabor-cabor yang masa kepengurusannya telah habis segera melaksanakan Musprov atau Muskab, sebagai bagian dari persiapan agenda besar Musorprov KONI NTB yang akan digelar tiga bulan sebelum masa bakti berakhir.

 

Sementara itu, dalam arahannya, Mayjen TNI (Purn) Suwarno dari KONI Pusat menyampaikan bahwa pesta olahraga SEA Games (Sesgame) akan digelar tahun ini di Thailand dengan 50 cabor, serta Olimpiade 2028 yang akan berlangsung di Amerika. Ia menekankan pentingnya kesiapan NTB dan NTT, namun membuka peluang jika NTB lebih siap, maka pembagian cabor bisa lebih banyak untuk NTB.

 

Mayjen Suwarno mendorong segera dilakukannya rapat koordinasi kedua tuan rumah bersama, serta pelengkapan kebutuhan Rencana Induk Venue. Ia mencontohkan keuntungan PON di Jawa Barat yang sukses secara ekonomi karena banyaknya tamu. NTB pun diminta untuk menghilangkan kesan selalu berada di bawah bayang-bayang Bali dengan menyelenggarakan PON yang sukses dan berprestasi.

 

Ia juga menegaskan bahwa cabor-cabor tuan rumah yang dipertandingkan harus berkontribusi emas, terutama dari cabang-cabang bela diri dan dirgantara yang potensinya cukup besar di NTB.

 

Suwarno menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan, dan mengajak seluruh pihak termasuk Danlanal, Danlanud, Korem, hingga Kapolda untuk ikut mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi.

 

Sebagai penutup, Mayjen Suwarno menyatakan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Gubernur NTB guna membicarakan secara khusus kesiapan PON 2028, mulai dari infrastruktur, kesiapan atlet, hingga strategi sukses lainnya.

 

Rakerprov KONI NTB 2025 ini menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan olahraga daerah dalam merajut prestasi menuju PON 2028 dan menjadikan NTB sebagai kekuatan olahraga yang mendunia. (04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *