Sumbawa, Bintangtv.id – DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar acara Halal bi Halal dengan mengusung tema “Idul Fitri: Momen Spiritual Untuk Kembali Kepada Fitrah”, pada Sabtu pagi (19/4) di Ruang Lobby Gedung DPRD Sumbawa.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, mulai dari Pemerintah Daerah, Forkopimda, OPD, tokoh agama, akademisi, hingga masyarakat luas.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Berlian Rayes, S.Ag., M.M.Inov., menyampaikan bahwa momen Halal bi Halal ini tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, melainkan titik awal untuk mempererat sinergi dan meningkatkan kinerja ke depan.
“Mari kita jadikan Halal Bi Halal ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan kinerja ke depan agar lebih baik lagi. Semoga kebersamaan ini terus terjalin dan semangat Ramadan tetap hidup dalam keseharian kita,” ujarnya.
H. Berlian juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai ibadah dan akhlak yang telah dilatih selama Ramadan, agar keberkahan bulan suci tersebut bisa dirasakan sepanjang tahun. “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf yang ada,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., dalam tausiyahnya mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Idul Fitri sebagai refleksi spiritual guna menumbuhkan sikap rendah hati, memaafkan, dan membuang jauh kesombongan.
“Kesadaran akan ketidaksempurnaan diri adalah landasan penting untuk menumbuhkan kelapangan dada dan menahan amarah. Kita saling memaafkan bukan karena terpaksa, melainkan karena kita sadar bahwa hati kita sedang diuji oleh Allah SWT,“ tuturnya.
Ia menambahkan bahwa Allah SWT tidak memandang status atau kedudukan seseorang, melainkan ketakwaannya. Nilai-nilai ini, menurutnya, menjadi pondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berkeadaban.
Acara yang berlangsung hangat ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan perwakilan lembaga vertikal seperti Polres, Kodim 1607, Pengadilan Negeri, KPUD, Bawaslu, Kejaksaan, serta civitas akademika dari Universitas Samawa (UNSA) dan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Turut hadir pula Camat, Kepala Desa, insan pers, dan elemen masyarakat lainnya. (01)












