Ia menegaskan pentingnya mempersiapkan diri sejak dini agar penyelenggaraan PON 2028 dapat mencapai empat sukses: sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi, dan sukses administrasi.
“Kita harus meniru keberhasilan Jawa Barat yang sukses menjadi tuan rumah PON 2016. Apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka miliki, itulah yang harus kita jadikan contoh. Kita tidak hanya bicara penyelenggaraan, tetapi juga bagaimana dampak besar PON dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama dari sisi ekonomi,” ujar Abdul Rafiq.
Ketua KONI Sumbawa menekankan pentingnya memanfaatkan event olahraga ini sebagai katalisator pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin setelah PON 2028 nanti, ada dampak besar yang dirasakan masyarakat, terutama di sektor ekonomi. Dengan infrastruktur yang baik, UMKM bisa mendapatkan manfaat besar dari banyaknya pengunjung, termasuk sektor perhotelan, transportasi, dan kuliner. Untuk itu, persiapan harus dilakukan dari sekarang,” tambahnya.
Abdul Rafiq juga mengapresiasi sinergi yang sudah terjalin antara pemerintah daerah, DPRD, dan KONI dalam mempersiapkan PON 2028. Namun, ia mengingatkan bahwa masih ada banyak langkah yang harus dilakukan, termasuk penetapan cabang olahraga (cabor) yang akan dilaksanakan di Sumbawa.
“Harapan kami, KONI NTB segera memberikan kepastian terkait cabang olahraga apa saja yang akan menjadi tanggung jawab Kabupaten Sumbawa. Jangan sampai keputusan terlambat, karena kita harus mempersiapkan seluruh pendukungnya, baik dari sisi venue, transportasi, maupun regulasi. Kita juga perlu mempersiapkan perda pelaksanaan PON agar semuanya berjalan lancar,” jelasnya.
Abdul Rafiq menegaskan bahwa kesiapan tidak boleh dilakukan mendadak atau mepet waktu. Ia juga menekankan peran penting DPRD dan Pemda dalam memastikan segala kebutuhan untuk PON 2028 dapat terakomodasi. “Ini adalah kerja bersama. KONI sebagai operator olahraga di Sumbawa siap menjalankan tugas dengan dukungan penuh dari pemerintah dan legislatif,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras tim Pemda dan DPRD yang telah berkomitmen penuh untuk mendukung persiapan PON 2028.
“Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman Pemda dan DPRD. Ini adalah kerja besar yang memerlukan sinergi semua pihak. Dengan kolaborasi yang solid, saya yakin kita bisa mencetak sejarah sebagai tuan rumah PON yang sukses di segala aspek,” pungkas Abdul Rafiq.
Melalui langkah-langkah strategis yang telah dirancang, Kabupaten Sumbawa diharapkan tidak hanya menjadi tuan rumah yang sukses, tetapi juga dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendorong pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (01)












