Politik pemerintahan

Wakil Bupati Sumbawa Hadiri Peringatan Hari HAM Sedunia ke-76 di TMII

176
×

Wakil Bupati Sumbawa Hadiri Peringatan Hari HAM Sedunia ke-76 di TMII

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Bintangtv.id – Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd., menghadiri peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-76 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa malam (10/12/2024). Ia hadir bersama Asisten Pemerintahan, Kabag Hukum, dan Kabag Prokopim.

 

iklan

“Alhamdulillah, malam ini saya menghadiri acara peringatan Hari HAM Sedunia yang ke-76. Pemerintahan Presiden Prabowo benar-benar menunjukkan kehadiran yang maksimal dalam hal penegakan HAM. Semoga ke depan akan ada perbaikan dan harapan baru, termasuk untuk Sumbawa,” ujar Hj. Dewi Novi, Rabu (11/12/2024).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, yang menyatakan peringatan kali ini sebagai perayaan Hari HAM Sedunia paling meriah dalam sejarah Indonesia.

 

“Dalam perjalanan kehidupan dan karier saya, baru kali ini saya melihat Hari Hak Asasi Manusia dimeriahkan dengan semangat gegap gempita,” ungkap Pigai.

 

Pigai menegaskan bahwa acara ini merupakan langkah serius pemerintah untuk menempatkan HAM sebagai prioritas utama. Ia juga mengenang perjalanannya sebagai pembela HAM sejak bertugas di berbagai lembaga hingga menjabat sebagai Menteri HAM.

 

“Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat serius dan pertama kali kita selenggarakan sebagai sebuah kementerian,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengajak semua pihak untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum meningkatkan kesadaran tentang nilai-nilai HAM.

 

“Semoga peringatan malam ini menggugah kesadaran kita bersama akan pentingnya persoalan-persoalan HAM yang menjadi agenda pemerintah baru untuk kita majukan di masa depan,” kata Yusril dalam sambutannya.

 

Ia juga menekankan pentingnya menyelesaikan persoalan HAM yang masih terjadi di masyarakat tanpa terjebak dalam dendam dan permusuhan atas pelanggaran masa lalu.

 

“Peringatan ini semoga mengilhami kita semua untuk melindungi, memajukan, dan membela hak-hak asasi manusia, terutama bagi warga yang mengalami persoalan HAM,” tutupnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *