SUMBAWA, Bintangtv.id – Persaingan sepak bola Piala Bupati Sumbawa antar SMP/MTs tahun 2026 semakin memanas. Hingga Jumat (30/10/2026), enam sekolah telah memastikan tempat di babak delapan besar. Dua tiket tersisa akan diperebutkan melalui pertandingan terakhir penyisihan grup yang berlangsung di Stadion Pragas Sumbawa.
Enam sekolah yang sudah mengamankan tiket perempat final masing-masing SMPN 1 Labuhan Badas, SMPN 3 Moyo Hulu, SMPN 1 Lopok, MTsN 2 Sumbawa, SMPN 1 Alas Barat, dan SMPN 2 Maronge.
Sementara itu, dua pertandingan penentuan yang digelar mulai pukul 15.30 WITA akan mempertemukan SMPN 2 Sumbawa melawan SMPN 2 Lunyuk, serta SMPN 1 Moyo Utara menghadapi SMPN 1 Utan.
Ketua Forum Komunikasi Purna Persisum Sumbawa (FKPPS), Wisnu Pujanadi, menilai pelaksanaan turnamen sepak bola antarpelajar tersebut berjalan lancar dan sukses. Menurutnya, sejak pertandingan pertama digelar hingga memasuki penghujung babak penyisihan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik.
Wisnu yang juga Kepala SMPN 1 Sumbawa mengaku secara rutin memantau jalannya pertandingan. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini dinilai memiliki nilai positif dalam mempererat silaturahmi antarguru dan kepala sekolah.
Dari sisi teknis, ia memberikan apresiasi terhadap kerja panitia yang telah menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing. Kesiapan perangkat pertandingan, petugas medis hingga unsur pengamanan dinilai sangat baik.
“Saya bersama pembina lainnya, Mas H. Varian Bintoro dan Mas Tata Kostara, tetap memantau. Saya mengapresiasi kinerja panitia, mulai dari persiapan menjelang pertandingan hingga selesai. Koordinasi dengan perangkat pertandingan juga luar biasa,” ujarnya.
Wisnu berharap penyelenggaraan Piala Bupati Sumbawa 2026 dapat menjadi barometer bagi pelaksanaan turnamen serupa pada tahun-tahun berikutnya. Bahkan, ia memastikan kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut pada 2027.
Menurutnya, keberlanjutan turnamen membutuhkan konsistensi seluruh panitia agar kualitas penyelenggaraan yang telah dibangun dapat terus dipertahankan.
“Pak Bupati saat pembukaan sudah menyampaikan bahwa pertandingan ini akan berlanjut. Karena itu, konsistensi panitia harus tetap terjaga sampai akhir. Namun, saya meyakini teman-teman panitia sudah bekerja luar biasa,” tegasnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, Wisnu menilai turnamen ini menjadi kesempatan penting untuk menemukan bibit-bibit pesepak bola potensial dari kalangan pelajar SMP/MTs.
Melalui pertandingan tersebut, para pemain yang menunjukkan kemampuan menonjol, baik sebagai pencetak gol terbanyak, pemain terbaik maupun penjaga gawang terbaik, diharapkan dapat memperoleh perhatian dan rekomendasi untuk mengikuti pembinaan pada jenjang yang lebih tinggi.
“Ini kesempatan untuk menjaring pemain-pemain potensial. Nantinya, pemain yang memiliki kemampuan dan prestasi bisa direkomendasikan ke jenjang pembinaan yang lebih tinggi,” harapnya.
Dengan menyisakan dua tiket menuju delapan besar, persaingan turnamen dipastikan semakin menarik. Ajang ini sekaligus menjadi ruang pembinaan sekaligus upaya membangun masa depan sepak bola Sumbawa sejak usia pelajar. (01)












