SUMBAWA, Bintangtv.id – Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat melakukan visitasi dan peninjauan sirkuit di Kabupaten Sumbawa, Rabu (28/10/2026), untuk memastikan kesiapan venue cabang olahraga Grasstrack pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam visitasi tersebut, perwakilan IMI Pusat, Buyung Gunadarma, selaku Direktur Homologasi, Sertifikasi dan Safety Motor, menilai sirkuit di Sumbawa memiliki karakter yang memadai untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi. Namun, sejumlah penyesuaian teknis diperlukan agar lintasan sesuai dengan spesifikasi Grasstrack serta memenuhi aspek keselamatan pembalap.
Kunjungan tersebut dihadiri Asisten III Setda Kabupaten Sumbawa Rachman Ansori, S.E., M.S.E., Kepala Bidang Olahraga Iwan Setyawan, S.P., M.Si., Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, S.H., M.Si., Sekretaris KONI H. Yudi Patria Negara, S.T., M.M., Ketua Umum IMI Kabupaten Sumbawa Kaharuddin Z, serta jajaran pengurus terkait.
Buyung menjelaskan, sirkuit yang selama ini digunakan untuk motocross memiliki karakter lintasan yang cukup baik, terlebih telah berpengalaman menjadi lokasi penyelenggaraan ajang internasional. Meski demikian, kebutuhan Grasstrack pada PON 2028 berbeda karena menggunakan kendaraan standar, bukan motor prototipe seperti pada motocross.
Karena itu, penyesuaian akan dilakukan pada sejumlah bagian lintasan, termasuk menurunkan beberapa bagian yang terlalu tinggi dan membuatnya lebih landai. Panjang lintasan juga direncanakan berubah dari sekitar 1,8 kilometer menjadi 1,2 kilometer.
“Karakter sirkuit di Sumbawa sudah saya pahami karena beberapa kali hadir dalam ajang internasional di sini. Untuk PON nanti, lintasan perlu disesuaikan dengan spesifikasi Grasstrack, termasuk beberapa bagian yang harus dibuat lebih landai dan panjang lintasan yang direncanakan menjadi sekitar 1,2 kilometer,” jelas Buyung.
Selain kondisi lintasan, aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam persiapan venue. Menurutnya, penyelenggaraan Grasstrack pada PON 2028 harus didukung personel lapangan dan tim medis yang memiliki kompetensi serta sertifikasi sesuai kebutuhan olahraga bermotor.
Pelatihan bagi marshal dan tenaga medis akan menjadi bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan PON. Khusus penanganan medis, tenaga kesehatan perlu memiliki pemahaman dan kualifikasi yang sesuai dengan karakter risiko olahraga bermotor.
Ia juga menegaskan pentingnya melibatkan masyarakat lokal dalam mendukung operasional sirkuit, termasuk memenuhi kebutuhan personel marshal dan petugas lapangan. Langkah ini diharapkan tidak hanya menunjang kelancaran pertandingan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga setempat untuk terlibat langsung dalam penyelenggaraan ajang nasional.
Asisten III Setda Kabupaten Sumbawa, Rachman Ansori, menyampaikan apresiasi atas visitasi IMI Pusat tersebut. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Sumbawa siap mendukung persiapan sarana dan prasarana agar venue memenuhi standar yang dibutuhkan.
Menurutnya, pengalaman Sumbawa dalam mendukung penyelenggaraan ajang internasional motocross menjadi modal penting untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah cabang olahraga Grasstrack pada PON 2028.
“Bupati bersama seluruh jajaran pemerintah daerah sangat mendukung persiapan ini. Kami siap memfasilitasi kebutuhan venue sesuai standar yang ditetapkan. Pengalaman penyelenggaraan ajang internasional menjadi modal berharga bagi Sumbawa untuk menyukseskan PON 2028,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, mengapresiasi sinergi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, DPRD, dan seluruh pihak terkait dalam mengawal persiapan venue. Ia menilai visitasi teknis ini menjadi langkah penting untuk mengetahui kebutuhan pembenahan sekaligus memperkuat kesiapan daerah.
Abdul Rafiq menyebutkan, dukungan Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mewujudkan kesiapan tersebut. Ia berharap hasil visitasi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dan pemenuhan kebutuhan teknis agar Sumbawa memperoleh kepercayaan sebagai lokasi penyelenggaraan Grasstrack PON 2028.
Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah PON bukan hanya tentang penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga peluang untuk meningkatkan fasilitas olahraga, memberdayakan masyarakat lokal, serta menggerakkan sektor ekonomi daerah.
Dengan adanya visitasi IMI Pusat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama KONI dan IMI setempat diharapkan dapat segera menindaklanjuti rekomendasi teknis, khususnya terkait penyesuaian lintasan, keselamatan, dan kesiapan personel. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk mewujudkan venue Grasstrack yang aman, representatif, dan sesuai standar penyelenggaraan PON XXII 2028. (01)












