Politik pemerintahan

Bupati Sumbawa Perjuangkan Listrik hingga Pelosok, Dusun Terpencil Sumbawa Jadi Prioritas

6
×

Bupati Sumbawa Perjuangkan Listrik hingga Pelosok, Dusun Terpencil Sumbawa Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperjuangkan pemerataan akses listrik hingga ke pelosok desa. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mendorong agar dusun-dusun yang hingga kini belum menikmati aliran listrik menjadi prioritas dalam Program Listrik Perdesaan (Lisdes).

 

iklan

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Jarot saat menghadiri Rapat Sinkronisasi Usulan Lokasi Program Lisdes di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (20/10/2026).

 

Didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Ivan Indrajaya, S.T., M.M., Bupati mendorong penguatan sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTB, Pemkab Sumbawa, dan PT PLN (Persero) agar pembangunan jaringan listrik dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah terpencil.

 

Menurut Bupati, listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Ketersediaan listrik tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

 

Program Lisdes Tahun Anggaran 2026 telah berjalan di sejumlah wilayah Kabupaten Sumbawa, di antaranya Mungkin, Tepal, Baturotok, Tangkam Pulit, dan Bao Desa. Pelaksanaan program ini menjadi langkah penting untuk memperluas akses energi, terutama di wilayah yang menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur.

 

Untuk mempercepat pembangunan jaringan listrik, Pemkab Sumbawa menyatakan kesiapan mendukung pembukaan akses jalan menggunakan alat berat milik daerah, memfasilitasi perizinan, membantu penyiapan lahan sesuai kewenangan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

 

“Kami siap mendukung penuh program Lisdes. Sinergi dengan Kementerian ESDM dan PLN perlu terus diperkuat agar pembangunan jaringan listrik dapat menjangkau dusun-dusun yang hingga kini belum teraliri listrik,” tegas Bupati Jarot.

 

Tidak hanya mengawal pelaksanaan program tahun 2026, Pemkab Sumbawa juga mendorong agar dusun-dusun yang belum menikmati listrik dimasukkan dalam perencanaan Lisdes 2027.

 

Upaya ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur energi, sehingga masyarakat di wilayah terpencil memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses layanan dasar dan mengembangkan potensi ekonomi.

 

Bagi Pemkab Sumbawa, pemerataan listrik bukan sekadar menghadirkan cahaya di malam hari, melainkan membuka jalan bagi peningkatan produktivitas, kemajuan pendidikan, pelayanan kesehatan yang lebih baik, serta kesejahteraan masyarakat.

 

Dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTB, dan PLN, Bupati Jarot berharap tidak ada lagi dusun yang tertinggal dalam menikmati akses listrik, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *