Kesehatan

Keuangan RSUD dan 25 Puskesmas Sumbawa Mulai Digital, Bupati Jarot: Tata Kelola Harus Lebih Transparan

13
×

Keuangan RSUD dan 25 Puskesmas Sumbawa Mulai Digital, Bupati Jarot: Tata Kelola Harus Lebih Transparan

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi mendorong digitalisasi pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD Sumbawa dan seluruh Puskesmas se-Kabupaten Sumbawa.

 

iklan

Peluncuran digitalisasi keuangan tersebut berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (2/9/2026), bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI).

 

Transformasi ini menandai perubahan sistem pengelolaan keuangan fasilitas kesehatan dari pola manual menuju sistem elektronik. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi administrasi sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan BLUD.

 

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., mengatakan digitalisasi keuangan merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam melakukan modernisasi tata kelola administrasi pemerintahan, khususnya pada sektor pelayanan kesehatan.

 

Menurutnya, penerapan sistem digital bukan sekadar mengubah proses administrasi dari manual menjadi elektronik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola yang lebih efektif, transparan dan akuntabel.

 

“Langkah strategis ini merupakan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam modernisasi administrasi demi meningkatkan mutu layanan publik,” ujar Bupati Jarot.

 

Ia berharap penerapan digitalisasi tersebut dapat membuat RSUD Sumbawa dan seluruh Puskesmas bekerja semakin optimal. Dengan sistem pengelolaan keuangan yang lebih tertata, tenaga kesehatan dan pengelola fasilitas pelayanan diharapkan dapat lebih fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

“Diharapkan seluruh Puskesmas dan RSUD dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik menuju Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera,” katanya.

 

Kerja sama dengan BNI dalam penerapan sistem digital ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pengelolaan keuangan BLUD yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi.

 

Digitalisasi juga diharapkan dapat mempermudah proses transaksi dan administrasi keuangan, meningkatkan ketepatan pencatatan serta memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan anggaran di masing-masing fasilitas kesehatan.

 

Direktur RSUD Sumbawa, dr. Mega Harta, menambahkan bahwa transformasi digital tersebut menjadi momentum penting bagi fasilitas kesehatan daerah untuk meningkatkan kualitas tata kelola.

 

Menurutnya, pengelolaan keuangan yang semakin cepat, tertib dan terdokumentasi dengan baik akan mendukung operasional rumah sakit maupun Puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Dengan diterapkannya sistem digital, Pemkab Sumbawa berharap pengelolaan keuangan BLUD tidak hanya semakin efisien, tetapi juga mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

 

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa yang mulai mengedepankan pemanfaatan teknologi dalam menciptakan pemerintahan yang lebih modern, transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *