Politik pemerintahan

Sumbawa Jadi Tuan Rumah JKPI 2028, Bupati Dorong Persiapan dan Promosi Pusaka Tana Samawa Sejak Dini

14
×

Sumbawa Jadi Tuan Rumah JKPI 2028, Bupati Dorong Persiapan dan Promosi Pusaka Tana Samawa Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id — Kabupaten Sumbawa dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2028. Kepercayaan tersebut menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk memperkenalkan kekayaan pusaka dan budaya Tana Samawa sekaligus memperkuat komitmen pelestariannya.

 

iklan

Penetapan Sumbawa sebagai tuan rumah menjadi salah satu keputusan penting dalam Rakernas XII JKPI yang berlangsung di Kota Ternate, Maluku Utara, pada 26–30 Agustus 2026. Rakernas tersebut diikuti pemerintah daerah yang tergabung dalam JKPI, yang saat ini beranggotakan 79 kabupaten/kota di Indonesia.

 

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan bahwa persiapan menjadi tuan rumah JKPI 2028 harus dilakukan sejak dini. Berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari infrastruktur, kawasan kota pusaka, kebersihan, ruang publik, akomodasi, transportasi hingga pelayanan peserta, perlu dipetakan dan dibenahi secara bertahap.

 

Menurut Bupati, JKPI 2028 bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga peluang besar untuk memperkenalkan identitas, sejarah, budaya dan potensi Sumbawa kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Karena itu, sektor ekonomi kreatif seperti UMKM, kerajinan, kuliner dan cendera mata khas Sumbawa juga dinilai perlu dipersiapkan agar dapat menjadi bagian dari pengalaman para delegasi selama berada di Tana Samawa.

 

“Persiapan harus kita lakukan dari sekarang. Kita ingin ketika para delegasi datang ke Sumbawa, mereka bukan hanya mengikuti rangkaian Rakernas, tetapi juga mengenal dan merasakan karakter serta kekayaan Tana Samawa,” ujar Bupati.

 

Bupati juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan agenda nasional tersebut. Pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, komunitas budaya, pelaku pariwisata, UMKM hingga generasi muda diharapkan dapat mengambil peran sesuai bidang masing-masing.

 

Menurutnya, penyelenggaraan JKPI dapat menjadi ruang kolaborasi untuk menggerakkan berbagai sektor sekaligus memperkuat posisi Sumbawa sebagai daerah yang memiliki kekayaan sejarah dan budaya.

 

Pengalaman pelaksanaan Rakernas XII JKPI di Ternate juga menjadi pembelajaran penting bagi Sumbawa. Selain agenda organisasi, kegiatan tersebut dirangkai dengan seminar, master class, festival gastronomi, pertunjukan budaya, edukasi hingga kunjungan ke sejumlah situs bersejarah.

 

Kegiatan JKPI di Ternate tersebut diikuti lebih dari 900 peserta dari berbagai daerah.

 

Dalam Rakernas XII JKPI, delegasi Sumbawa turut memperkenalkan seni tradisi Sakeco melalui sejumlah agenda kebudayaan. Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Sumbawa untuk mempelajari pelaksanaan kegiatan di Ternate sebagai bekal mempersiapkan penyelenggaraan JKPI 2028.

 

Bupati menilai Sumbawa memiliki beragam potensi pusaka yang dapat diangkat dalam agenda tersebut, mulai dari warisan Kesultanan Sumbawa, kawasan bersejarah, seni tradisi, tradisi lisan, kain tenun, kuliner hingga berbagai kearifan lokal masyarakat Samawa.

 

“Pusaka bukan hanya bagian dari masa lalu. Di dalamnya ada identitas, nilai budaya dan potensi yang dapat kita kembangkan untuk mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

 

Setelah Ternate pada 2026, penyelenggaraan JKPI akan berlanjut di Bandung pada 2027 dan kemudian Sumbawa pada 2028.

 

Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, Pemerintah Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat menyusun langkah secara terukur dan berkelanjutan. Persiapan sejak dini dinilai penting agar Sumbawa tidak hanya sukses menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu meninggalkan kesan kuat tentang sejarah, budaya dan kekayaan Tana Samawa kepada seluruh peserta JKPI. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *