KSB

Musrenbang RKPD 2027 Sumbawa Barat: Arah Pembangunan Dipertegas, Prioritas Difokuskan pada Kebutuhan Nyata Masyarakat

43
×

Musrenbang RKPD 2027 Sumbawa Barat: Arah Pembangunan Dipertegas, Prioritas Difokuskan pada Kebutuhan Nyata Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Barat | Bintangtv.id- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menegaskan arah kebijakan pembangunan daerah melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar pada Rabu, (8/4 2026). Forum strategis tahunan ini menjadi momentum penting dalam memastikan pembangunan berjalan lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.

Mengusung tema akselerasi pelayanan dasar, peningkatan produktivitas daerah, serta pengembangan klaster ekonomi baru, Musrenbang RKPD 2027 menandai komitmen pemerintah daerah untuk meninggalkan pola pembangunan yang bersifat rutinitas, menuju pendekatan yang lebih inovatif dan berdampak langsung.

iklan

Seluruh tahapan perencanaan di tingkat kecamatan sebelumnya telah rampung dilaksanakan. Hasil penjaringan aspirasi tersebut kini memasuki tahap penyelarasan di tingkat kabupaten. Tantangan utama yang dihadapi adalah merumuskan program pembangunan yang tidak hanya aspiratif, tetapi juga realistis, terukur, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, dalam arahannya menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar forum untuk menampung daftar keinginan dari berbagai pihak. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat (needs-based planning) agar setiap program yang dirancang benar-benar menjawab persoalan di lapangan.

“Musrenbang harus berbasis kebutuhan masyarakat, bukan sekadar kumpulan usulan. Program yang disusun harus memiliki prioritas jelas dan berdampak langsung,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa fokus pembangunan ke depan diarahkan pada sejumlah sektor strategis. Di antaranya adalah peningkatan kualitas pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, percepatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, serta penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing di tengah perubahan global.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong lahirnya klaster-klaster ekonomi baru sebagai motor pertumbuhan. Sektor-sektor unggulan seperti peternakan, pariwisata, dan industri berbasis potensi lokal menjadi prioritas untuk dikembangkan secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Di sisi lain, pemerintah daerah mulai mengantisipasi tekanan fiskal yang dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global. Kondisi ini menuntut perencanaan yang lebih cermat, efisiensi anggaran, serta penentuan skala prioritas yang ketat agar program pembangunan tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan sumber daya.

Program unggulan daerah, seperti Kartu Sumbawa Barat Maju dan KSB Maju Luar Biasa, tetap dipertahankan sebagai instrumen utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, sasaran program tersebut akan semakin dipertajam, terutama dalam menjangkau kelompok masyarakat paling rentan, seperti keluarga pada desil 1, sekaligus mendorong penguatan sektor-sektor produktif.

Tahun 2027 menjadi fase krusial bagi Kabupaten Sumbawa Barat. Tahun ini merupakan awal implementasi penuh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030, yang akan menjadi fondasi arah pembangunan jangka panjang daerah.

Dengan demikian, hasil Musrenbang RKPD 2027 diharapkan tidak hanya menghasilkan dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi pijakan strategis dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumbawa Barat secara menyeluruh.(02)