Headline

Dilantik Gubernur NTB, Mustafa ST, MT Kembali Pimpin Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Sumbawa

119
×

Dilantik Gubernur NTB, Mustafa ST, MT Kembali Pimpin Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Sumbawa

Sebarkan artikel ini

Mataram, Bintangtv.id – Mustafa, S.T., M.T. kembali dipercaya menjabat sebagai Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Pulau Sumbawa pada Dinas PUPRKP Provinsi NTB setelah resmi dilantik oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, Jumat (20/2/2026).

 

iklan

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari mutasi dan rotasi 392 pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB yang berlangsung di Aula Tambora, Kantor Gubernur NTB. Dari total tersebut, 147 orang merupakan pejabat Eselon III dan 245 orang pejabat Eselon IV.

 

Usai dilantik, Mustafa yang akrab disapa Mustafa Barak menyampaikan komitmennya untuk bekerja maksimal sesuai arahan pimpinan. Ia menegaskan akan menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan instansi terkait.

 

“Kami akan bekerja sesuai perintah pimpinan dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten serta instansi terkait agar program pembangunan berjalan optimal,” ujarnya.

 

Mustafa mengungkapkan, panjang jalan provinsi di Pulau Sumbawa mencapai sekitar 965 kilometer yang tersebar di Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, dan Sumbawa Barat. Sementara itu, khusus wilayah Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), panjang jalan provinsi mencapai sekitar 484 kilometer.

 

Ke depan, ia menegaskan fokus utama adalah peningkatan pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur jalan di seluruh kabupaten se-Pulau Sumbawa. Menurutnya, kondisi jalan yang mantap sangat penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah, pertumbuhan ekonomi, serta kelancaran mobilitas masyarakat.

 

“Infrastruktur jalan yang baik akan berdampak langsung pada distribusi barang dan jasa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ini menjadi prioritas yang akan terus kami dorong,” tegasnya.

 

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur NTB menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan hal yang wajar dalam dinamika birokrasi. Ia menekankan pentingnya komitmen, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan amanah jabatan.

 

“Rotasi dan mutasi adalah hal yang biasa dalam birokrasi. Yang terpenting adalah komitmen terhadap sumpah dan janji jabatan yang telah diucapkan,” tegas Gubernur.

 

Gubernur juga menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari penataan organisasi menyusul perampingan struktur sesuai arahan pemerintah pusat. Proses mutasi dilakukan melalui mekanisme uji kompetensi atau *beauty contest* untuk memastikan penempatan pejabat dilakukan secara objektif berdasarkan kapasitas dan rekam jejak.

 

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi serta percepatan kinerja, khususnya dalam sektor infrastruktur jalan yang menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat di Pulau Sumbawa. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *