Sumbawa | Bintangtv.id — Setiap tanggal 26 Januari, seluruh jajaran Imigrasi di Indonesia memperingati Hari Bhakti Imigrasi (HBI) sebagai momentum bersejarah lahirnya institusi keimigrasian nasional pascakemerdekaan Republik Indonesia.
Peringatan Hari Bhakti Imigrasi berlandaskan pada peristiwa penting 26 Januari 1950, ketika Pemerintah Republik Indonesia secara resmi membentuk Jawatan Imigrasi di bawah naungan Kementerian Kehakiman. Peristiwa tersebut menandai pengambilalihan penuh urusan keimigrasian dari pemerintahan kolonial Belanda ke tangan bangsa Indonesia yang merdeka dan berdaulat.
Sebelum kemerdekaan, pengelolaan keimigrasian masih berada di bawah kekuasaan kolonial dan belum sepenuhnya mencerminkan kepentingan nasional. Oleh karena itu, setelah Indonesia merdeka, keberadaan lembaga keimigrasian nasional menjadi kebutuhan mendesak guna mengatur lalu lintas keluar masuk orang ke wilayah negara secara mandiri, tertib, dan berdaulat.
Sejak didirikan, Jawatan Imigrasi mengemban peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan. Tidak hanya bertugas menerbitkan dokumen perjalanan, imigrasi juga berperan dalam pengawasan orang asing, penegakan hukum keimigrasian, serta perlindungan kedaulatan negara. Peran tersebut menjadikan imigrasi sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional.
Seiring perkembangan zaman, kelembagaan imigrasi terus mengalami pembaruan. Jawatan Imigrasi kemudian bertransformasi menjadi Direktorat Jenderal Imigrasi yang saat ini berada di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.Transformasi tersebut diikuti dengan perluasan tugas dan fungsi, serta penerapan sistem pelayanan berbasis teknologi dan modernisasi birokrasi.
Peringatan Hari Bhakti Imigrasi tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi juga sebagai momentum refleksi bagi seluruh insan imigrasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Mengusung tema “Imigrasi Berbhakti, Indonesia Maju”, diharapkan seluruh jajaran imigrasi semakin memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan prima, sekaligus menjaga kedaulatan dan martabat Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain itu, peringatan Hari Bhakti Imigrasi juga menjadi penguat komitmen kerja sama dan kolaborasi antara Imigrasi dengan Pemerintah Daerah. Sinergi tersebut dinilai penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam pengawasan orang asing, pelayanan keimigrasian, serta mendukung iklim investasi dan pariwisata yang aman dan tertib.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar, Tedy Anugraha, A.Md.Im., S.H., M.A., menjelaskan bahwa kolaborasi antara Imigrasi dan Pemerintah Daerah selama ini telah berjalan dengan baik dan akan terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor.
“Imigrasi tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah sangat penting, baik dalam pertukaran data, pengawasan keberadaan orang asing, maupun dalam mendukung program pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui sinergi yang solid antara Imigrasi dan Pemerintah Daerah, diharapkan pelayanan keimigrasian dapat semakin optimal serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(02)












