Politik pemerintahan

Stok Pangan di Sumbawa Dipastikan Aman, Harga Komoditas Stabil Jelang Musim Tanam

119
×

Stok Pangan di Sumbawa Dipastikan Aman, Harga Komoditas Stabil Jelang Musim Tanam

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Memasuki musim tanam periode hujan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan pangan strategis di daerah ini masih aman dan mencukupi hingga panen mendatang, meskipun beberapa komoditas mulai menipis.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa, Syaihuddin, menyampaikan bahwa harga 12 komoditas strategis seperti beras, jagung, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, gula pasir, cabai rawit, cabai besar, bawang merah, bawang putih, telur ayam, dan kedelai masih stabil. Tidak ada lonjakan maupun penurunan harga yang signifikan di pasaran.

iklan

“Beras saat ini tersedia sebanyak 42.846 ton dan bisa mencukupi kebutuhan hingga 38 minggu ke depan. Jagung 3.713 ton dengan ketahanan hingga 119 minggu, minyak goreng 9.406 ton untuk 93 minggu, dan bawang merah 1.913 ton cukup untuk 58 minggu,” jelas Syaihuddin di ruang kerjanya, Sabtu (1/11/2025).

Untuk komoditas lain seperti daging sapi, daging ayam, telur, gula pasir, cabai rawit, cabai besar, bawang putih, dan kedelai, stoknya bervariasi antara 23 ton hingga ratusan ton, dengan ketahanan mulai dari satu minggu hingga 26 minggu.

Ia menegaskan bahwa stok pangan di Sumbawa tetap terjaga karena distribusi berjalan lancar dan sebagian besar masyarakat telah memasuki masa tanam. “Untuk bahan pangan yang cepat rusak, stoknya tersedia dalam beberapa minggu ke depan dan tetap aman karena pendistribusiannya dilakukan setiap hari,” tambahnya.

Menurutnya, kondisi harga bahan pokok strategis di pasar masih terkendali. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan distributor dan instansi terkait agar ketersediaan dan harga bahan pokok tetap stabil, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami pastikan stok pangan tetap aman dan harga stabil. Tidak semua kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga menjelang hari besar seperti biasanya,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Syaihuddin juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah dengan menanam sayur-sayuran dan tanaman produktif lainnya.

“Selain membantu mencukupi kebutuhan keluarga, ini juga bisa mendukung ketahanan pangan rumah tangga,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *