Umum

Bulog Pantau Langsung Penyaluran Bantuan Pangan di Sumbawa Barat

179
×

Bulog Pantau Langsung Penyaluran Bantuan Pangan di Sumbawa Barat

Sebarkan artikel ini

Sumbawa Barat,Bintangtv.id — Perum bulog cabang Sumbawa turun langsung ke lapangan untuk memantau penyaluran bantuan pangan berupa beras di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Langkah ini dilakukan guna memastikan proses distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

iklan

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program ini menerima alokasi bantuan sebanyak 20 kilogram beras, yang dikemas dalam dua karung masing-masing seberat 10 kilogram.Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk dua bulan, yakni Juni dan Juli 2025.

Zuhri Hanafi, Pinca Bulog Cabang Sumbawa, menegaskan bahwa distribusi dilakukan secara ketat dan berdasarkan data penerima yang valid.

“Setiap penerima wajib menunjukkan identitas diri yang sesuai dengan daftar nama penerima manfaat yang telah diverifikasi. Setelah diverifikasi, petugas dari desa atau kelurahan langsung menyerahkan bantuan sebanyak 20 kilogram per kepala keluarga,” ujarnya, saat ditemui di lokasi penyaluran, Jumat (25/07/2025).

Zuhri Hanafi, menjelaskan bahwa program bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta menekan angka kemiskinan, khususnya di wilayah Sumbawa Barat.

“Total sebanyak 11.196 ton beras telah disiapkan dan secara bertahap disalurkan ke masyarakat. Hari ini, penyaluran dilakukan di lima kelurahan sekaligus,” kata Zuhri.

Ia menambahkan, setiap keluarga mendapatkan alokasi 10 kilogram beras per bulan, sehingga total 20 kilogram untuk dua bulan. Menariknya, lanjut Zuhri, jumlah penerima manfaat tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2024 jumlah KPM mencapai 130.000 keluarga, maka tahun ini tercatat hanya 111.000 keluarga.
“Penurunan ini menunjukkan indikasi positif bahwa kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat mulai membaik,” jelas Zuhri.

Bulog berharap program ini dapat terus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat stabilitas ketahanan pangan di daerah. (02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *