Headline

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di NTB, Warga Pesisir Diminta Waspada

695
×

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di NTB, Warga Pesisir Diminta Waspada

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

iklan

Kepala BMKG Stasiun Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Samriyanto, Kamis (30/01/2025), menjelaskan bahwa fenomena pasang air laut maksimum ini diperkirakan berlangsung mulai 30 Januari 2025 pukul 14.00 WITA hingga 1 Februari 2025 pukul 03.00 WITA.

 

Prakiraan cuaca dan letinggian gelombang untuk wilayah lembar, kondisi cuaca: Cerah Berawan hingga Hujan Lebat, Arah dan Kecepatan Angin, Barat Daya – Utara, 5-20 Knots.

 

Tinggi Gelombang: 0,1 – 2,5 meter, Pasang Maksimum: > 1,8 meter, Waktu Pasang 21.00 – 02.00 WITA.

 

Wilayah Sape Cuaca, Cerah Berawan – Hujan Sedang, arah dan Kecepatan Angin, Barat Daya – Utara, 5-15 Knots. Tinggi Gelombang 0,1 – 2,5 meter. Pasang Maksimum: > 1,9 meter, waktu pasang: 21.00 – 03.00 WITA.

 

Adapun wilayah yang terdampak, kata Samriyanto, BMKG mengidentifikasi sejumlah wilayah di NTB yang berpotensi terdampak banjir rob, yakni, Lombok   Meliputi Ampenan, Lembar, Gerung, Pemenang, Keruak, Jerowaru, dan Labuhan Lombok.

 

“Untuk Kabupaten Sumbawa meliputi, Moyo Hilir, Moyo Utara dan Labuhan Badas, Empang, Maronge, Lape, Tarano, Alas Barat, Alas, Buer, Utan, Rhee. Bima di Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Suronadi, Sape, Lambu, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota,” katanya.

 

Dengan adanya fenomena pasang air laut maksimum ini, BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di pesisir, bantaran sungai, dan daerah yang lebih rendah agar tetap waspada dan siaga terhadap potensi banjir rob.

 

Masyarakat diharapkan mengantisipasi dampaknya, seperti genangan air, erosi pantai, dan terganggunya aktivitas nelayan serta transportasi laut.

 

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan gelombang terkini melalui kanal resmi BMKG guna memperoleh informasi yang lebih akurat dan terkini. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *