Bandung, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, bersama KONI dan DPRD Sumbawa, melaksanakan studi komparasi ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung untuk mempelajari pengalaman sukses pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016.
Rombongan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd., didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Nanang Nasiruddin, S.A.P., M.M. Inov., Ketua KONI Sumbawa Abdul Rafiq, S.H.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Waka III DPRD Zulfikar Demitri, SH., MH, Asisten 2 Perekonomian dan pembangunan, Lalu Suharmaji Kertawijaya, ST., MT, Anggota DPRD Fraksi Gerindra Andi Rusni, SE, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Adizul Sahabuddin, Sekretaris BKAD, Kaharuddin, SE., M.Ec.Dev, Kabag Pembangunan H. Yudi Patria Negara, ST., MM, Kabag Umum Ardian Pranata, S.STP, dan Wakil Ketua 4 KONI Sumbawa, Hamzah Abdullah.
Rombongan diterima oleh Kadispora Kota Bandung, Drs. H. Eddy Marwoto, M.Si., bersama Ketua KONI Kota Bandung Nuryadi, Kabid Pembinaan dan Infrastruktur Olahraga Kota Bandung H. Hendy Maulana Yusuf, S.T., serta Subkor Promosi Olahraga Prestasi Dispora Kota Bandung H. Usep Supriatna, S.E.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan tujuan kunjungan untuk mempelajari strategi sukses Pemerintah Kota Bandung Jawa Barat dalam menyelenggarakan PON 2016.
“Kami ingin mendengar langsung pengalaman dan saran terkait pelaksanaan PON XIX. Sebagai salah satu tuan rumah PON XXII tahun 2028, kami ingin memastikan segala persiapan, baik infrastruktur maupun manajemen, dilakukan dengan matang agar mencapai kesuksesan serupa,” ujar Hj. Dewi Noviany.
Ditambahakan, sebelumnya Pemda Sumbawa, DPRD dan KONI sudah menggelar pertemuan dengan Pemprov Jabar. Namun kali ini pihaknya ingin mendengar langsung kiat sukses dari Pemkot Bandung yang memiliki posisi sama dengan Sumbawa nanti yakni sebagai Sub PB PON dalam pelaksanaan PON nanti.
“Kita sama posisinya dengan Pemkot Bandung nanti saat PON. Kita sama sama Sub PB PON. Karena itu kita koordinasi dan meminta data apa saja yang telah dilaksanakan,” ujar wabup.
Ia juga menambahkan bahwa Sumbawa telah memiliki pengalaman menyelenggarakan event internasional, seperti kejuaraan motocross MXGP yang melibatkan peserta dari 25 negara.
“Kami ingin menambah wawasan melalui kunjungan ini, termasuk meniru strategi pengembangan kuliner khas dan UMKM untuk memberikan dampak ekonomi positif selama pelaksanaan PON,” imbuhnya.
Kadispora Kota Bandung, Drs. H. Eddy Marwoto, M.Si., menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi langkah Pemda, DPRD, dan KONI Sumbawa yang telah memulai persiapan sejak dini.
“PON 2016 di Jawa Barat melibatkan berbagai wilayah, termasuk Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan sekitarnya. Kunci utama keberhasilan adalah persiapan matang, baik dari sisi infrastruktur, manajemen, maupun kolaborasi antar pihak,” jelas Eddy.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan KONI dalam merancang serta mengelola program PON. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa dampak ekonomi dari PON sangat signifikan, terutama bagi UMKM lokal yang mendapatkan tempat untuk memasarkan produk.
“Kami akan berbagi pengalaman detail tentang bagaimana proses pelaksanaan PON, mulai dari perencanaan, pengelolaan venue, hingga pemberdayaan masyarakat. Efek ekonomi dari PON luar biasa, dan kami berharap Sumbawa juga dapat merasakan manfaat serupa,” tambahnya. (01)












