Politik pemerintahan

Sumbawa Miliki 3 Unit Ambulans Terapung untuk Layanan Kesehatan di Wilayah Kepulauan

207
×

Sumbawa Miliki 3 Unit Ambulans Terapung untuk Layanan Kesehatan di Wilayah Kepulauan

Sebarkan artikel ini
Sumbawa, Bintangtv.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan (Dikes) memiliki tiga unit ambulans terapung yang diperuntukkan bagi pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya di tiga pulau di Kecamatan Labuhan Badas.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Junaedi, A.Pt., kepada wartawan di Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (10/01/2025).

“Kami memiliki tiga unit ambulans terapung yang diadakan sekitar tahun 2019 atau 2020. Namun, saat ini hanya dua unit yang masih berfungsi dengan baik, sedangkan satu unit sudah tidak beroperasi karena faktor usia,” ungkap Junaedi.

 

iklan

Ambulans yang masih berfungsi berada di bawah kendali Puskesmas Sebotok, Unit II Labuhan Badas. Meski demikian, Junaedi mengakui bahwa kondisi perairan yang tidak stabil sering kali menghambat pelayanan, terutama ketika gelombang tinggi atau cuaca buruk.

 

Dalam kondisi tertentu, ambulans terapung ini diparkir di Labuhan Badas karena sulitnya penambatan di lokasi pulau.

 

Alternatif Transportasi Rujukan

Ketika ambulans terapung tidak dapat digunakan, pasien sering dirujuk menggunakan kapal penumpang atau perahu nelayan. Junaedi menjelaskan bahwa biaya sewa kapal dapat diklaim melalui BPJS Kesehatan, asalkan pasien merupakan peserta BPJS. Namun, bagi pasien umum, biaya transportasi tetap mengikuti tarif umum.

 

“Jika pasien dirujuk menggunakan kapal penumpang dan mereka peserta BPJS, biaya transportasi bisa diklaim. Namun, ini tidak berlaku untuk pasien umum,” jelasnya.

 

Junaedi juga menyampaikan adanya permintaan dari Desa Labuhan Aji untuk mengelola salah satu ambulans terapung. Namun, permintaan tersebut masih memerlukan konsultasi lebih lanjut dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terkait aturan pengelolaan aset.

 

“Kami perlu mendiskusikan hal ini dengan BKAD, khususnya bagian aset, untuk memastikan apakah secara aturan memungkinkan ambulans terapung ini dikelola oleh desa,” paparnya.

 

Ke depan, Dinas Kesehatan berharap dapat menambah unit ambulans terapung untuk memaksimalkan layanan kesehatan, terutama dalam merujuk pasien dari pulau-pulau ke Rumah Sakit Daerah di Sumbawa. Saat ini, kebutuhan ideal adalah tiga unit ambulans terapung untuk melayani wilayah Sebotok, Medang, dan Labuhan Aji.

 

“Kami berharap ada tambahan unit di masa mendatang, sehingga pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan dapat lebih optimal,” tutup Junaedi.

 

Dengan adanya ambulans terapung, Pemkab Sumbawa terus berkomitmen untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan di daerah terpencil, khususnya di wilayah kepulauan yang menjadi tantangan tersendiri. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *