Politik pemerintahan

Hilirisasi Udang Sumbawa Masuk dalam Long List Proyek Strategis Nasional 2025-2029

330
×

Hilirisasi Udang Sumbawa Masuk dalam Long List Proyek Strategis Nasional 2025-2029

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id -Produksi udang Kabupaten Sumbawa, yang menjadi tertinggi di Indonesia pada 2022 dan 2023, berhasil menarik perhatian nasional. Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengusulkan pengembangan klaster pangan akuatik udang sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) 2025-2029.

Hal ini diungkapkan Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa, Adi Nusantara, yang menjelaskan bahwa kontribusi produksi udang terhadap PDB nasional dan neraca ekspor menjadi alasan utama usulan ini.

iklan

“Dengan capaian ini, kami mengusulkan pengembangan klaster pangan akuatik udang menjadi PSN 2025-2029,” ujarnya.

Usulan ini dipresentasikan oleh Bappeda Kabupaten Sumbawa kepada Kementerian PPN/Bappenas pada 12 Desember 2024 di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Adi Nusantara bersama Kepala Bidang Perekonomian dan SDA, Andi Kusmayadi, memaparkan kerangka kerja, desain, dan strategi hilirisasi udang dengan estimasi investasi mencapai Rp 2,7 triliun melalui skema People Public Partnership (PPP).

Adi Nusantara juga menjelaskan sejumlah permasalahan yang mendasari usulan ini, di antaranya:

  1. Produksi udang yang tinggi belum memberikan nilai tambah signifikan bagi ekonomi wilayah.
  2. Capaian produksi tertinggi dicapai tanpa intervensi pemerintah, sementara daerah lain mendapat dukungan APBN.
  3. Infrastruktur pendukung di Sumbawa belum memadai.
  4. Potensi lahan tambak masih besar, dengan hanya 3.421 hektare dari total 10.375 hektare yang dimanfaatkan.
  5. Rendahnya produktivitas tambak tradisional memerlukan peningkatan ke semi-intensif.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Proyek Infrastruktur Prioritas Nasional (P3IPN) Bappenas, Sumedi Andoni Mulyo, mengapresiasi usulan ini. Ia menegaskan bahwa hilirisasi udang Sumbawa selaras dengan Asta Cita Presiden 2025-2029 dan RPJPN 2025-2045. Usulan ini dinilai memiliki dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi, lingkungan, dan sosial, sehingga layak masuk dalam Long List PSN.

Bappenas melalui Direktorat Regional, Direktorat Kelautan dan Perikanan, serta Direktorat P3IPN telah melakukan analisis dan studi lapangan yang mendukung kelayakan usulan ini. Langkah selanjutnya adalah memasukkan pengembangan klaster pangan akuatik udang Sumbawa ke dalam RPJMN 2025-2029 pada Musrenbangnas mendatang.

Sumedi juga meminta agar hilirisasi udang Sumbawa diintegrasikan dalam RPJMD Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa periode 2025-2029, untuk memastikan sinergi antara kebijakan pusat dan daerah dalam mendukung pengembangan sektor unggulan ini. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *