Malang, Bintangtv.id– Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar diskusi strategis bersama Universitas Brawijaya Malang untuk membahas rencana kerja sama yang bertujuan untuk meningkatkan potensi daerah di berbagai sektor.
Pertemuan tersebut difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul, yang menjadi salah satu prioritas utama dalam pembangunan Sumbawa ke depan.
Diskusi tersebut dihadiri oleh Asisten 2 Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmadji, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Rahmad Hidayat.
Dalam kesempatan itu, kedua belah pihak sepakat untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama yang dapat mendukung pengembangan sektor-sektor unggulan di Sumbawa, seperti perikanan, pertanian, pariwisata, serta pendidikan dan pelatihan SDM.
Lalu Suharmadji menyampaikan bahwa Sumbawa memiliki potensi alam yang sangat besar, terutama di sektor kelautan dan perikanan.
Kerja sama dengan Universitas Brawijaya, yang memiliki berbagai keahlian di bidang ilmu dan teknologi, diharapkan dapat memberikan solusi dan inovasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
“Sumbawa memiliki banyak potensi yang belum digali secara maksimal. Salah satunya adalah sektor kelautan dan perikanan yang bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Dengan kerja sama ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas SDM lokal, sehingga masyarakat Sumbawa bisa lebih siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujar Lalu Suharmadji.
Rahmad Hidayat, Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, juga menambahkan pentingnya peningkatan kapasitas SDM di sektor perikanan untuk mendukung keberlanjutan industri ini.
“Peningkatan keterampilan dan pengetahuan para pelaku usaha perikanan sangat diperlukan agar mereka bisa mengelola sumber daya alam dengan lebih efisien dan ramah lingkungan,” katanya.
Sementara itu, perwakilan dari Universitas Brawijaya, yang hadir dalam pertemuan tersebut, menyambut positif inisiatif kerja sama ini. Mereka menilai Sumbawa memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan dengan pendekatan berbasis riset dan teknologi.
Beberapa program kolaborasi yang mungkin dikembangkan meliputi pelatihan, penelitian terapan, hingga pengembangan kapasitas teknis di sektor-sektor yang menjadi fokus kerja sama.
Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kemitraan jangka panjang yang bermanfaat bagi kedua pihak, serta untuk memajukan Sumbawa sebagai daerah yang lebih mandiri dan berkembang. (01)












