Umum

Tanam Mangrove, PT SMM dan UNSA Perkuat Komitmen Terhadap Lingkungan

257
×

Tanam Mangrove, PT SMM dan UNSA Perkuat Komitmen Terhadap Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Sumbawa, Bintangtv.id – Dalam rangka melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan dan menjaga kelestarian lingkungan, PT Solusi Masyarakat Mandiri (PT SMM) kembali mengadakan kegiatan penanaman mangrove. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 23 November 2024, di Dusun Bina Marga, Desa Stowe Brang, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa.

 

iklan

Aksi tersebut merupakan program penanaman mangrove yang keenam kali digelar oleh PT SMM, dengan menggandeng Universitas Samawa (UNSA), pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan berbagai elemen lainnya. Lebih dari 200 peserta, termasuk staf PT SMM, mahasiswa, pecinta lingkungan, kelompok tani hutan (KTH) Semesta Hijau, dan GenBi, turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

 

 

CEO PT SMM, Yar Rahman, di lokasi penanaman Mangrove, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wujud tanggung jawab perusahaan dalam meminimalkan dampak lingkungan dari operasional tambak udang vannamei yang mereka jalankan.

 

“Kami berharap aksi ini dapat menjadi inspirasi bagi investor lain untuk berkontribusi pada pelestarian lingkungan,” ujarnya.

 

Pelaksana program dari UNSA, Yadi Hartono, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian program yang telah mencakup asesmen lapangan, pelatihan kepemimpinan, serta pembibitan mangrove.

 

Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Samawa, Dr. Syafruddin, MM, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PT SMM kepada UNSA sebagai mitra strategis dalam program bina lingkungan.

 

“Kegiatan ini selaras dengan roadmap pengabdian masyarakat Universitas Samawa,” katanya.

 

Ketua pelaksana program bina lingkungan, Neri Kautsari, menegaskan bahwa upaya monitoring dan pemeliharaan menjadi langkah penting setelah penanaman mangrove.

 

“Kami berharap mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan,” tuturnya.

 

Program ini tidak hanya menjadi langkah nyata dalam melestarikan ekosistem pesisir, tetapi juga wujud sinergi antara perusahaan, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *