Kesehatan

RSUD Sumbawa Kebagian Alkes Kemenkes Senilai Rp80 Miliar, Cathlab hingga CT-Scan Perkuat Layanan Kesehatan

34
×

RSUD Sumbawa Kebagian Alkes Kemenkes Senilai Rp80 Miliar, Cathlab hingga CT-Scan Perkuat Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini

SUMBAWA, Bintangtv.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa mendapatkan bantuan alat kesehatan (alkes) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dengan estimasi nilai mencapai Rp80 miliar. Bantuan melalui program BABUN dan KJSU-KIA, yakni SIHREN, tersebut mencakup peralatan medis berteknologi tinggi, mulai dari Cathlab, mamografi, hingga CT-Scan.

 

iklan

Dukungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa. Kehadiran berbagai peralatan medis modern tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan diagnosis, penanganan penyakit, serta perawatan pasien secara lebih optimal.

 

Direktur RSUD Sumbawa, dr. Mega Harta, melalui Kepala Bidang Penunjang, Khairul Alamsyah, menyampaikan bahwa bantuan dari pemerintah pusat tersebut merupakan dukungan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

 

“Bantuan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan ini memiliki estimasi nilai sekitar Rp80 miliar. Peralatan yang didukung bukan hanya alat medis rutin, tetapi juga peralatan berteknologi tinggi seperti Cathlab, mamografi, dan CT-Scan yang diharapkan dapat memperkuat kemampuan pelayanan RSUD Sumbawa,” kata Alam, Minggu (25/10/2026).

 

Selain peralatan medis berteknologi tinggi, bantuan tersebut mencakup sejumlah perangkat penunjang pelayanan operasi, anestesi, perawatan intensif, dan pemantauan kondisi pasien.

 

Adapun peralatan yang telah diinformasikan meliputi satu unit meja operasi, tiga unit mesin anestesi, enam set instrumen general surgery, dua unit electro surgical unit, tujuh unit ventilator, empat unit tempat tidur ICU, 10 unit patient monitor, delapan unit syringe pump, 17 unit infuse pump, tiga unit suction pump, satu unit general X-ray, 14 set tempat tidur pasien, serta empat unit pendant OK.

 

Pengiriman seluruh alat kesehatan tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. Untuk memastikan peralatan dapat beroperasi dengan baik, RSUD Sumbawa saat ini mempercepat penyelesaian sejumlah kebutuhan teknis, terutama penambahan kapasitas daya listrik.

 

Khairul Alamsyah menjelaskan, kesiapan infrastruktur pendukung menjadi bagian penting sebelum peralatan medis tersebut dioperasikan untuk melayani pasien.

 

“Ruangan untuk penempatan alat kesehatan pada prinsipnya sudah disiapkan. Saat ini, pekerjaan yang sedang dipercepat adalah penambahan daya listrik dan penyelesaian instalasi agar peralatan dapat beroperasi sesuai kebutuhan teknisnya,” katanya.

 

Sementara itu, lanjut Alam, instalasi alat radiologi X-ray stationary masih dalam proses pengerjaan. Meski ruangan telah disiapkan, penyelesaian instalasi kelistrikan menjadi salah satu tahapan yang masih harus dirampungkan sebelum alat tersebut dapat digunakan.

 

“Kami terus mempercepat pekerjaan tersebut agar seluruh fasilitas pendukung siap sesuai standar operasional dan keselamatan pasien,” imbuhnya.

 

Masuknya bantuan alat kesehatan dengan estimasi nilai sekitar Rp80 miliar ini diharapkan membawa dampak positif bagi peningkatan mutu pelayanan RSUD Sumbawa. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, rumah sakit diharapkan mampu memperkuat layanan spesialistik, meningkatkan ketepatan diagnosis, serta memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.

 

Penguatan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas RSUD Sumbawa dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumbawa dan wilayah sekitarnya.

 

“Setelah pengiriman, instalasi, dan persiapan teknis selesai, pengoperasian alat kesehatan akan menjadi tahapan penting berikutnya agar bantuan pemerintah pusat tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *