JAKARTA, Bintangtv.id — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat program pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah revitalisasi Istana Dalam Loka sebagai warisan sejarah dan budaya Tana Samawa.
Langkah tersebut dibahas Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam pertemuan dengan Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi di Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Pembahasan revitalisasi Istana Dalam Loka juga dikaitkan dengan persiapan Kabupaten Sumbawa menghadapi penyelenggaraan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2028.
Istana Dalam Loka memiliki posisi penting dalam sejarah Kesultanan Sumbawa dan perjalanan kebudayaan Tana Samawa. Karena itu, upaya revitalisasi tidak hanya diarahkan pada pembenahan fisik bangunan, tetapi juga memastikan nilai sejarah dan budaya yang melekat tetap terjaga.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong agar proses revitalisasi dilakukan dengan memperhatikan prinsip pelestarian warisan budaya. Koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi bagian penting untuk menyamakan langkah, termasuk dalam penyusunan perencanaan dan tahapan revitalisasi.
Bupati Sumbawa menempatkan pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjaga identitas dan sejarah daerah.
Melalui revitalisasi Istana Dalam Loka, pemerintah daerah berharap keberadaan salah satu pusaka penting Sumbawa tersebut dapat semakin terawat sekaligus memberikan ruang edukasi bagi generasi muda mengenai sejarah dan kebudayaan Tana Samawa.
Persiapan menuju JKPI 2028 juga menjadi momentum bagi Sumbawa untuk memperkenalkan lebih luas berbagai pusaka, tradisi dan kekayaan budaya yang dimiliki daerah.
Pemkab Sumbawa melihat JKPI 2028 sebagai kesempatan untuk memperkuat program pelestarian sekaligus mendorong pemanfaatan pusaka daerah dalam kegiatan pendidikan, kebudayaan dan pengembangan pariwisata.
Dengan revitalisasi yang tetap berpijak pada nilai pelestarian, Istana Dalam Loka diharapkan dapat menjadi salah satu ikon budaya Sumbawa yang semakin terawat dan dikenal lebih luas.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa menjaga warisan budaya Tana Samawa agar tetap hidup, dipelajari dan diwariskan kepada generasi mendatang. (01)












