KSB

Pilkades, Bupati H. Amar: Silakan Adu Program

1
×

Pilkades, Bupati H. Amar: Silakan Adu Program

Sebarkan artikel ini

Sumbawa barat|Bintangtv.id-Sebanyak 21 desa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bersiap mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026. Menjelang tahapan pemilihan, seluruh calon kepala desa mengikuti Deklarasi Damai sebagai komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama proses demokrasi berlangsung.

Deklarasi tersebut dipimpin langsung Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., di Lapangan Graha Fitrah, Rabu (24/9/2026). Kegiatan dihadiri seluruh calon kepala desa dari 21 desa, Sekretaris Daerah KSB, Kapolres Sumbawa Barat, Kajari, Dandim 1628/Sumbawa Barat, para camat, serta unsur terkait lainnya.

iklan

Di hadapan para calon kepala desa, Bupati Amar meminta seluruh peserta menjaga persaingan tetap sehat dengan mengedepankan kejujuran, sportivitas, dan adu gagasan. Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam Pilkades tidak boleh berkembang menjadi konflik antarmasyarakat.

Silakan adu program, jangan saling menjelekkan,” kata Amar.

Menurutnya, setiap calon memiliki kesempatan menyampaikan visi, misi, program, serta gagasan pembangunan kepada masyarakat. Karena itu, kontestasi Pilkades diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenali kapasitas dan program masing-masing calon, bukan menjadi ajang saling menyerang secara pribadi.

Bupati juga mengingatkan para calon agar menjaga suasana demokrasi tetap aman dan damai. Sikap saling menghormati dinilai penting karena setelah seluruh tahapan pemilihan selesai, para calon dan masyarakat tetap menjadi bagian dari satu lingkungan sosial dan pemerintahan desa.

“Yang kita bangun bukan hanya proses pemilihannya, tetapi juga persaudaraan dan kebersamaan masyarakat desa,” pesan Bupati.

Deklarasi Damai tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan tertib dan kondusif.

Usai deklarasi, kegiatan dilanjutkan dengan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) Tahun 2026. Simulasi menggambarkan pola pengamanan yang akan diterapkan aparat dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi selama pelaksanaan Pilkades serentak.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kesiapan aparat keamanan dalam mengantisipasi potensi gangguan ketertiban selama tahapan Pilkades, mulai dari masa kampanye hingga proses pemungutan dan penghitungan suara.

Dengan melibatkan seluruh calon kepala desa dalam Deklarasi Damai, pemerintah berharap komitmen menjaga Pilkades tetap aman tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga menjadi kesadaran bersama seluruh peserta dan masyarakat.

Bupati Amar berharap Pilkades serentak di 21 desa dapat berlangsung secara demokratis, aman, lancar, dan menjunjung tinggi aturan yang berlaku. Ia juga berharap proses tersebut menghasilkan kepala desa yang memperoleh kepercayaan masyarakat serta mampu menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa secara amanah.

“Jadikan Pilkades sebagai momentum untuk menyampaikan program terbaik kepada masyarakat. Jangan membangun dukungan dengan cara menjelekkan calon lain,” tegasnya.

Dengan demikian, persaingan dalam Pilkades diharapkan tetap berada pada jalur gagasan dan program, sementara keamanan, persaudaraan, serta kondusivitas masyarakat tetap menjadi kepentingan bersama.(02)