Nasional

Bupati H. Amar Ekspose Kesiapan Manajemen Talenta ASN KSB di BKN RI

10
×

Bupati H. Amar Ekspose Kesiapan Manajemen Talenta ASN KSB di BKN RI

Sebarkan artikel ini

Jakarta|Bintangtv.id- Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memasuki tahapan verifikasi nasional dalam penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah memimpin langsung ekspose kesiapan daerah tersebut di hadapan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Ekspose berlangsung di Ruang Data Gedung 1 Lantai 2 BKN RI dan menjadi bagian penting dari proses evaluasi terhadap kesiapan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam menerapkan manajemen talenta ASN yang terintegrasi dengan sistem merit.

iklan

Dalam tahapan tersebut, Tim Manajemen Talenta ASN Kabupaten Sumbawa Barat memaparkan berbagai kesiapan daerah, sekaligus mengikuti proses verifikasi dan mendapatkan masukan dari tim asesor BKN RI. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan penerapan manajemen talenta berjalan sesuai ketentuan dan dapat diterapkan secara efektif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Bupati H. Amar Nurmansyah mengatakan, penerapan manajemen talenta menjadi kebutuhan strategis pemerintah daerah untuk mengetahui sekaligus memetakan kekuatan sumber daya manusia (SDM) aparatur secara lebih terukur.

“Kami membutuhkan manajemen talenta ini untuk bisa mengukur, menakar bagaimana kekuatan SDM untuk bisa menggerakkan menuju dan mewujudkan visi kami di daerah,” kata Bupati Amar.

Menurutnya, pemetaan talenta ASN tidak hanya berkaitan dengan kinerja, tetapi juga mencakup potensi dan kompetensi yang dimiliki setiap aparatur. Dengan pemetaan tersebut, pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kapasitas ASN serta kebutuhan pengembangan sumber daya manusia ke depan.

Manajemen talenta juga diarahkan menjadi salah satu instrumen dalam menempatkan ASN sesuai kompetensi dan kebutuhan jabatan. Selain itu, hasil pemetaan dapat menjadi dasar dalam menyusun program pengembangan karier dan peningkatan kompetensi aparatur secara berjenjang.

Pengembangan tersebut dapat dilakukan melalui berbagai bentuk peningkatan kapasitas, termasuk pendidikan kepemimpinan, pelatihan fungsional, maupun program pengembangan kompetensi lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan potensi masing-masing ASN.

Bupati Amar juga meminta seluruh jajaran yang terlibat dalam proses penerapan manajemen talenta mengikuti tahapan verifikasi secara serius dan mencermati setiap masukan yang disampaikan oleh asesor BKN RI.

Ia menekankan agar seluruh catatan dan rekomendasi yang diperoleh selama proses verifikasi tidak berhenti sebagai dokumen evaluasi, tetapi menjadi bahan untuk melakukan penyempurnaan terhadap sistem manajemen talenta di daerah.

“Setiap masukan dari asesor perlu dicatat dan menjadi bahan evaluasi untuk kita sempurnakan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berharap penerapan manajemen talenta ASN nantinya mampu menghasilkan pemetaan aparatur yang lebih objektif dan terukur. Dengan demikian, potensi ASN dapat dikembangkan secara tepat, sementara penempatan aparatur dapat disesuaikan dengan kompetensi, kinerja, potensi, serta kebutuhan organisasi.

Penerapan sistem tersebut pada akhirnya diharapkan memperkuat tata kelola pemerintahan daerah, meningkatkan efektivitas kinerja aparatur, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat.

Tahapan verifikasi nasional di BKN RI menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan tersebut sebelum penerapan Manajemen Talenta ASN di Kabupaten Sumbawa Barat dikembangkan lebih lanjut sesuai hasil evaluasi dan rekomendasi yang diberikan.(02)